Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Melisa, Melisa
Abdul, Malik
Wahyu, Indrayatti
Subject
410. Linguistics (Linguistik, Bahasa Indonesia
Datestamp
2021-12-28 03:37:05
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur kepribadian tokoh
utama, Ali, Raib dan Seli didalam Novel Bintang karya Tere liye. Penelitian ini
merupakan penelitian kualitatif pendekatan Psikologis Sastra dengan teori
psikoanalisis Sigmund Freud.. Data yang diperoleh dari penelitian ini berupa
informasi yang disusun dalam kata-kata untuk menggambarkan tindakan serta
kutipan yang berkaitan dengan struktur, kepribadian yang tokoh utama Ali, Raib
Dan Seli. Sumber data yang digunakan untuk meneliti yaitu Bintang Karya Tere
Liye diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Utama tahun 2017. Teknik
pengumpulan data yang digunakan teknik baca simak dan catat. Hasil yang
diperoleh dari penelitian ini terdapat simpulan struktur kepribadian id, tokoh Ali
didominasi oleh selalu mencari kebahagiaan, selalu menghindari ketidaknyamanan,
dan membuat orang bingung. Struktur kerpibadian ego didominasi oleh berpikir
realistis, membuat rencana, dan membuat rencana. Struktur kepribadian superego
didominasi oleh tindakan yang mewakili nilai-nilai orang tua atau interpretasi orang
tua terhadap standar sosial yang diajarkan kepada anak melalui berbagai larangan
dan perintah. Kemudian struktur kepribadian id Raib, adalah membayangkan atau
membayangkan suatu respon stres yang dapat mengurangi dan menghilangkan
rangsangan yang kompleks. Struktur kepribadian Ego Raib yaitu pemeriksaan diri
terhadap akal dan pikiran, siap beradaptasi setiap saat, dan mampu mengendalikan
impulsif. Struktur kepribadian Superego dimana mewakili nilai-nilai orang tua atau
interpretasi orang tua terhadap standar sosial yang diajarkan kepada anak melalui
berbagai larangan dan perintah. Selanjutnya struktur kepribadian id tokoh Seli,
tercermin kepribadian yang merupakan reaksi membayangkan atau mengkhayal
sesuatu yang dapat mengurangi serta menghilangkan tegangan yang dipakai untuk
menangani stimulus kompleks. Struktur kepribadian Ego lebih kepada
menampilkan akal budi dan pikiran, selalu siap menyesuaikan diri, dan mampu
mengendalikan dorongan-dorongan. Kemudian struktur kepribadian Superego
lebih cendrung memberikan pengarahan etis dan norma-norma yang harus dianut
dan berdasarkan hati nurani yang mengontrol dan mengeritik perbuatan sendiri.