Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Riwan, Irawan
Nur, Aslamaturrahmah Dwi Putri
Nazaki, Nazaki
Subject
363.96 Birth Control, Family Planning/Pengaturan Kelahiran, Pembatasan Kelahiran, Keluarga Berencana, KB
Datestamp
2021-12-28 05:15:25
Abstract :
Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Rempang Cate di laksanakan
sejak Tahun 2016. PKH merupakan bantuan bersyarat kepada keluarga penerima
manfaat (KPM) yang memiliki tiga komponen yaitu pendidikan, kesehatan dan
kesejahteraan sosial. Kecamatan Galang yang merupakan salah satu dari tiga
kecamatan di Kota Batam yang merupakan daerah hinterland atau pedalalaman.
Letak geografis dan pola hidup Kelurahan Rempang Cate yang berbeda. Kondisi
wilayah yang terdiri dari pulau-pulau dan pesisir, menjadikan mata pencaharian
sebagai nelayan adalah mayoritas dari penduduk Rempang Cate. Selain itu letak
Kelurahan Rempang Cate jauh dari ibukota Kecamatan dan pusat kota.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dan teknik
pengumpulan data mengguanakan metode observasi dengan melihat kondisi dan
perilaku masyarakat di Kelurahan Rempang Cate metode yang kedua yaitu
wawancara yang dilakukan antara peneliti dengan pelaksana dan pendamping
PKH. Kemudian metode Focus Group Discussion (FGD) dilakukan bersama
KPM di Rempang Cate. Dan metode terakhir yaitu dokumentasi berupa rekaman
record ketika wawancara dengan pelaksana PKH, daftar peserta KPM di
Kecamatan Galang dan dokumentasi lainnya di lapangan berkaitan dengan
pelaksanaan PKH.
Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa pelaksanaan PKH di Kelurahan
Rempang Cate dilihat dari indikator teori evaluasi yang digunakan yaitu
efektivitas, pemertaan dan responsivitas. Efektivitas dalam pelaksanaan PKH di
Kelurahan ini sudah efektif karena dampak positif dan tujuan dari program PKH
sendiri sudah tercapai kebutuhan seperti komponen pendidikan terjadinya
penurunan angka putus sekolah usia sekolah dasar dan menengah, dan
peningkatan status kesehatan masyarakat melalui kunjungan mereka
kepuskesmas. Indikator pemerataan dan responsivitas oleh masyarakat di nilai
masih kurang, karena banyak masyarakat yang mengeluh ketidaktepatan
pendataan sasaran penerima program bantuan ini