Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
JEMI, JEMI
ADITYA HIKMAT, NUGRAHA
ITA, KARLINA
Subject
639.32 Fish Culture in Salt Water/Peternakan Ikan Air Asin dan Air Payau
Datestamp
2022-05-31 04:28:39
Abstract :
Bintan merupakan salah satu pulau di kawasanKepulauan Riau. Salah satu
ekosistem terluas yang ada di pulau tersebut adalah ekosistem lamun. Ikan
baronang merupakan ikan ekonomis penting yang berasosiasi dengan padang
lamun. Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskankondisi tutupan lamun pada
beberapa lokasi dan menjelaskansebaran populasi ikan baronang (Siganus sp)
pada ekosistem lamun dengan tutupan berbeda di perairan pulau Bintan.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November hingga Desember 2020 di
pesisir pulau Bintan (Desa Pengudang, Teluk Bakau, Dompak dan Desa
Pengujan). Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah GPS, kamera, roll
meter, jaring, perahu, timbangan digital, serta alat pendukung lainnya. Bahan yang
digunakan adalah sampel ikan baronang. Penelitian ini dilakukan dengan bebrapa
tahapan yakni, persiapan alat, pengambilan data, dan analisis data. Berdasarkan
hasil penelitian terdapat 8 jenis lamun dan 5 jenis ikan baronang. Nilai indeks
keanekaragaman dari ke empat stasiun menunjukkan bahwa nilai indeks
keanekaragaman (H’) sedang, nilai indeks keseraagaman (E) rendah, dan nilai
indeks dominansi (C) juga rendah. Ikan baronang yang didapatkan didominasi
oleh ikan baronang pra dewasa 27,69% dan ikan baronang dewasa72,31%.Pola
pertumbuhan (b)dari 5 jenis ikan baronang yang didapatkankurang dari 3 yang
artinya pertumbuhan ikan baronang allometrik negatif (b<3).Hasil
Correspondence Analysis menunjukkan stasiun Pengudang dicirikan oleh Enhalus
acoroides, Cymodocea serrulata, Syringodium isoetifolium, dan Thalassodendron
ciliatum. Persentase tutupan lamun di stasiun Pengudang sebesar 65,20%, stasiun
Teluk Bakau sebesar 42,05%, stasiun Dompak sbesar 44,70%, dan stasiun
Pengujan sebesar 49,47%. Kelimpahan ikan baronang di stsiun Pengudang 36
ind/ha, stasiun Teluk Bakau 29 ind/ha, stasiun Dompak memiliki kelimpahan 34
ind/ha dan stasiun Pengujan memiliki kelimpahan 31 ind/ha. Dari empat stasiun
penelitian diperoleh 5 jenis ikan baronang yaitu: Siganus javus, Siganus guttatus,
Siganus virgatus, Siganus punctatissimus dan Siganus canaliculatus.Jenis Siganus
canaliculatus merupakan jenis yang paling mendominasi dan Siganus
puncatissimus merupakan jenis paling rendah