Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
VIKA ANNUR, SYAFITRI
LILY, VIRULY
AZWIN, APRIANDI
Subject
580. Ilmu Tumbuhan, Ilmu Tanaman, Botany
Datestamp
2022-04-13 03:14:58
Abstract :
Daun lamun Enhalus acoroides mengandung senyawa metabolit sekunder
seperti tanin, flavonoid, hidrokuinon, steroid, dan saponin. Daun lamun berpotensi
untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku pangan alternatif seperti teh herbal.
Fortiftikasi aroma dari bahan alami seperti bunga melati dapat dijadikan bahan
tambahan pembuatan teh daun lamun. Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui
pengaruh penambahan bunga melati (Jasminum sambac) terhadap tingkat
kesukaan panelis pada teh herbal daun lamun (Enhalus acoroides) dan untuk
menentukan formulasi terbaik dari teh herbal daun lamun (Enhalus acoroides)
dengan fortifikasi bunga melati (Jasminum sambac). Penelitian ini dilaksanakan
pada bulan Agustus-November 2021 di Laboratorium Pengolahan Hasil Perikanan
dan Laboratorium Kimia, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas
Maritim Raja Ali Haji. Penelitian ini dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama
pembutan teh daun lamun Enhalus acoroides dengan fortifikasi bunga melati
Jasminum sambac. Pengujian organoleptik (hedonik dan skoring) kemudian
dianalisis berdasarkan SNI 01-2346-2006 untuk mendapatkan formulasi terbaik.
Tahap kedua yaitu analisis kimia dari formulasi teh terbaik yaitu, uji kadar pH, uji
kadar air, uji kadar timbal (Pb) dan kadar tanin. Penelitian ini merupakan
peneltian deskriptif dengan 6 formulasi. Formulasi terbaik yaitu pada A1B2
dengan konsentrasi daun lamun dan bunga melati (2:1,5 gram) dengan hasil
disukai panelis dari segi aroma dan rasa dengan skor uji hedonik 7 (suka), rasa 6
(agak suka) dan skoring aroma 7 (bagus), rasa 6 (sedang). Analisis kimia
didapatkan hasil kadar pH 6,0, kadar air 13,52%, kadar timbal berat (Pb) 0,20
mg/Kg dan kadar tanin 2,54%