Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
NURUL, DIAN PANGHESTY
Rumzi, Samin
Alfiandri, Alfiandri
Subject
362.1068 Medical Service Management/Manajemen Layanan Kesehatan
Datestamp
2021-07-15 06:03:21
Abstract :
Bandar udaramerupakan salah satu obyek vital tempat lalu-lintas
pergerakan manusia dan barang antar kota/pulau/Negara.Mengingat sedemikian
vitalnya fungsi bandara, maka setiap bandara perlu dikelola dengan sistem
pengamanan yang terintegrasi.Dalam konteks sistem koordinasi pengamanan
Bandar udara, maka saling ketergantungan antar unit pengamanan memiliki arti
penting bagi organisasi, karena menyangkut kelangsungan hidup Bandar udara.
Dalam konteks itulah diperlukan adanya upaya pengamanan (security control)
untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di Bandar udara
berupa penyusupan senjata, bahan peledak, kejahatan seperti pencurian barang
bawaan penumpang maupun kondisi sosial masyarakat dan bandara maupun juga
pelanggaran seperti membawa barang terlarang (narkoba) atau bahan-bahan yang
mungkin digunakan untuk melakukan gangguan melawan hukum terhadap
bandara dan penerbangan.
Adapun tujuan penelitian ini yaitu mengetahui manajemen risiko dalam
pengamanan Bandar udara Raja Haji Fisabilillah.Dalam pembahasan skripsi ini
peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan
kualitatif.Informanberjumlah 7 orang yaitu PLT Safety Risk and Quality Control,
Avsec atau kepolisian Bandar udara, penumpang. Teknik analisis data yang
digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Adapun hasil penelitian Bandara Raja Haji Fisabilillah telah terpenuhi
sesuai ketentuan bandara baik dari segi keamanan, fasilitas dibandara, digitalisasi
termasuk kedalam primer atau biasa sedangkan untuk yang advance atau lanjutan
belum terpenuhi.Dan membawa narkoba ke pesawat itu tidak membahayakan
tetapi dilarang apabila tidak ada lisensi khusus untuk membawa barang tersebut
tetapi dikategorikan berbahaya juga apabila digunakan di pesawat.Dan
berdasarkan temuan yang ada menunjukkan bahwa safety performance dibandara
RHF adalah baik, terbukti dengan tidak adanya insiden akibat runway excursion,
runway incursion, birdstrike, dan ground collisions.Tetapi untuk FOD perlu
adanya perhatian khusus untuk mengantisipasi adanya insiden akibat FOD, walau
sudah dilakukan mitigasi segera atas insiden yang ada, namun tetap waspada
terhadap kemungkinan accident ? incident akibat FOD dibandara RHF pada tahun
2018.
Kesimpulan penelitian yaituPeningkatan pengamanan di bandara harus
disertai Sumber Daya Manusia yang professional dan optimal, optimalisasi
pengamanan bandara sangat diperlukan agar semua pihak pengamanan bisa saling
berintegrasi dan mampu menanggulangi kemungkinan risiko yang akan terjadi.
Dan sebagai warga Negara yang baik hendaknya kita mengikuti peraturan yang
ada baik di Bandar udara atau ditempat yang menjadi sarana umum masyarakat
melakukan aktifitas sehari-hari.
Kata Kunci: Manajemen Risiko, Pengamanan Bandar Udara