Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Mia, Lestari
Suhardi, Suhardi
Wahyu, Indrayatti
Subject
417.2 Dialectology Linguistics/Dialek Bahasa
Datestamp
2022-04-21 06:54:42
Abstract :
Penelitian ini membahas tentang Perbandingan fonologi yang
memfokuskan pada perubahan fonem vokal maupun fonem konsonan. Hal ini
dilatarbelakangi oleh Perbedaan dalam pengucapan bunyi bahasa namun
memiliki makna yang sama oleh masyarakat Desa Tebang Kecamatan
Palmatak denganDesa Air Sena Kecamatan Siantan TengahKabupaten
Kepulauan Anambas. Pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan adalah
deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian ini berupa tenik
simak libat cakap. Berdasarkan hasil dari pengumpulan data yang sudah
diperoleh di lapangan, peneliti memperoleh data sebanyak tujuh puluh tiga
kata yang mengalami perubahan fonem vokal dan fonem konsonan,
diantaranya dari vokal /a/ ke /o/, vokal /e/ ke /a/, vokal /é/ ke /i/, vokal /o/ ke
/u/, vokal /u/ ke /o/, vokal /e/ ke /o/, vokal /i/ ke /é/, vokal /i/ ke /a/,
konsonan /l/ ke vokal /i/, vokal /o/ ke /a/, konsonan /r/ ke vokal /i/ dan ada
yang terdapat bunyi diftong naik, pada bahasa Desa Air Sena Kecamatan
Siantan Tengah dan bahasa Desa Tebang Kecamatan Palmatak Kabupaten
Kepulauan Anambas. Perbandingan antara kedua bahasa tersebut terletak pada
bentuk pengucapan yakni masyarakat Desa Air Sena lebih dominan
menggunakan fonem vokal /o/ dalam satu kata dan terdapat penggunaan bunyi
diftong naik sedangkan masyarakat Desa Tebang lebih dominan menggunakan
fonem vokal /e/. Bahasa pada masyarakat Desa Tebang Kecamatan Palmatak
dengan Desa Air Sena Kecamatan Siantan Tengah sudah di artikan kedalam
bahasa Indonesia. Penelitian ini dibatasi pada persoalan seperti hanya
membahas mengenai perubahan bunyi fonem pada kedua bahasa tersebut.
Masih banyak persoalan-persoalan mengenai perbedaan bahasa antara Desa
Tebang dengan Desa Air Sena yang belum diteliti secara mendalam.
Penggunaaan bahasa melayu suku laut (mesuku) pada masyarakat desa Air
sena hanya merka gunakan pada saat berkomunikasi dengan sesama
masyarakatnya, akan tetapi jika sudah keluar dari pemukiman, mereka ikut
menggunakan bahasa melayu masyarakat Anambas pada umumnya walaupun
masih terselip bahasa yang biasa mereka gunakan.