Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Disa Tipani, Danela
Marisa, Elsera
Rahma, Syafitri
Subject
303.33. Kontrol Sosial
Datestamp
2022-05-10 01:51:05
Abstract :
Fenomena anak jalanan yang ada di kota Tanjungpinang pada dasarnya
disebabkan oleh beberapa faktor, yakni dari segi faktor ekonomi menjadi penyebab
terbesar peningkatan jumlah anak jalanan ini dan kurangnya perhatian orang tua
terhadap anak menjadi penyebab utama peningkatan jumlah anak jalanan ini. Latar
belakang anak-anak penjual koran itu berasal dari keluarga yang tidak mampu. Dari
beberapa anak-anak tersebut uang yang mereka dapatkan adalah untuk membantu
orangtua, namun sebagian ada juga yang digunakan untuk bermain warnet (Warung
Internet). Adapun batas usia anak jalanan yang ada di rumah singgah Tepak Sirih
adalah 17 tahun. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bagaimana peran
rumah singgah dalam penanganan anak jalanan penjual koran yang ada di Kota
Tanjungpinang. Penelitian ini dilakukan melalui tahap observasi, wawancara dan
dokumentasi yang dilakukan oleh peneliti. Metode penelitian yang digunakan
adalah metode kualitiatif deskriptif. Kerangka teori yang digunakan adalah Teori
struktural fungsional yaitu menurut Talcot Parsons dalam teori AGIL bahwa dari
Tujuan (Goal) sebuah sistem harus mampu menentukan suatu tujuan dan harus
berusaha untuk mencapai tujuan tersebut. Teknik penentuan informan yang
digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, dengan
menggunakan informan sebanyak 7 orang.
Dari hasil analisa dengan menggunakan teori tersebut dapat disimpulkan
bahwa peran rumah singgah dalam penanganganan anak jalanan di Kota
Tanjungpinang, peneliti menyimpulkan bahwa dalam pemberdayaan atau
pembinaan anak jalanan yang dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi jumlah
anak jalanan yang ada. Kegiatan yang dilakukan setiap bulan, dan ada beberapa
kegiatan yang dihadiri oleh para orangtua mereka. Rata-rata anak jalanan yang
dibina oleh Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Tanjungpinang adalah yang tinggal
bersama orangtua mereka tetapi melakukan kegiatan ekonomi atau bekerja
dijalanan. Pemerintah setempat melakukan penertiban kepada anak jalanan yang
berguna untuk mengurangi jumlah anak jalanan pada setiap tahunnya.