Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Arman, Jalizar
Kustiawan, Kustiawan
Yudhanto, Satyagraha Adiputra
Subject
353.5 Administration of Social Welfare/Departemen Sosial (Depsos)
Datestamp
2022-05-13 04:15:11
Abstract :
Pelayanan di Kota Batam tidak berjalan dengan baik, salah satunya adalah terkait
penanganan gelandangan dan pengemis yang menjamur di setiap sudut Kota
Batam terutama di Nagoya dan Batam center yang menjadi pusat mobilitas Kota
Batam itu sendiri. Banyak pendatang dari luar daerah kota Batam yang mencoba
mencari peruntungan di kota Batam, tetapi tanpa di bekali dengan pedidikan,
kecakapan serta pengalaman yang cukup untuk menghadapi persaingan.
Kurangnya pendidikan, kecakapan, dan pengalaman untuk menjalani kehidupan di
kota Batam inilah yang menjadi peluang meningkatnya gelandangan dan
pengemis dikota Batam Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran yang
sudah dilakukan oleh Pemerintah Kota Batam melalui Dinas sosial dan
pemberdayaan masyarakat kota batam dalam menertibkan Pengemis dan
gelandangan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif
dengan pendekatan deskriptif.Teknik pengumpulan data melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Unit analisa dalam penelitian ini adalah Dinas
Sosial dan Pemberdayaan masyarakat Kota batam dan Gedung Rehabilitasi Nilam
Suri. Hasil penelitian ini yang didapat penulis menunjukan bahwa peran yang di
lakukan oleh pemerintah kota Batam melalui Dinas Sosial dalam menertibkan
pengemis dan gelandangan masih belum cukup untuk menertibkan gelandangan
dan pengemis masih minim pelatihan yang di berikan dan di lakukan oleh Dinas
Sosial dan Pemberdayaan Kota Batam. dan dibutuhkan beberapa perubahan baik
dari beberapa faktor baik dari segi pelatihan maupun perubahan peraturan yang
berlaku agar menjadi lebih efektif dan efisien, dari segi Pelatihan, Modal,
Pengawasan, Pendidikan, dan juga Perubahan Regulasi untuk gelandangan dan
pengemis yang berada di kota Batam.