DETAIL DOCUMENT
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROSES PENYUSUNAN ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN PADA PT. SAIPEM INDONESIA KARIMUN BRANCH
Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
ELENNA, ELENNA
Rumzi, Samin
Adji, Suradji Muhammad
Subject
363.7 Enviromental Problems/Permasalahan Lingkungan 
Datestamp
2022-05-17 02:30:58 
Abstract :
Dampak lingkungan yang dialami oleh masyarakat Desa Pangke Barat dari aktivitas pembangunan PT.Saipem Indonesia Karimun Branch (SIKB) sehingga untuk meminimalisir permasalahan tersebut penting adanya keterlibatan dan partisipasi masyarakat dalam proses AMDAL yang merupakan syarat administratif bagi setiap pelaku usaha dan kegiatan pembangunan yang berdampak terhadap lingkungan untuk mendapatkan perizinan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan proses dan bentuk partisipasi masyarakat dalam penyusunan analisis mengenai dampak lingkungan pada PT.SIKB. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang sudah didapatkan kemudian dianalisis dengan menggunakan langkah-langkah meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan (1) Pemimpin hanya melakukan upaya keterbukaan secara pasif kepada masyarakat jika masyarakat mengalami dampak lingkungan bisa menyampaikannya ke Dinas Lingkungan Hidup dengan cara menyurati keluhan-keluhan tersebut melalui Pemerintahan Desa, (2) Belum adanya sosialisasi kepada masyarakat Desa Pangke Barat mengenai peraturan yang akomodatif mengenai pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses AMDAL, (3) Sebagian besar masyarakat sudah memiliki kesadaran akan lingkungan hidupnya dengan adanya pembentukan forum peduli kesejahteraan lingkungan, (4) Dibentuknya suatu forum peduli kesejahteraan lingkungan sebagai perwakilan dan wadah bagi masyarakat Desa Pangke Barat untuk menyampaikan keluhan dampak lingkungan yang dirasakan masyarakat dan adanya Karang Taruna Srijaya yang mempunyai program kerja dan tupoksinya yang mengarah kepada pengelolaan lingkungan hidup seperti gotong royong, (5) Ketidakjelasan mengenai isi dokumen AMDAL dan adanya permintaan dari masyarakat Desa Pangke Barat kepada pihak PT.SIKB dan Dinas Lingkungan Hidup untuk dipublikasikan kepada masyarakat Pangke Barat, (6) Keterpaduan antar pihak sudah ada dilakukan koordinasi dan kerjasama dilihat pada saat sebelum konsultasi publik untuk membahas penyusunan AMDAL PT.SIKB. Kesimpulan dalam penelitian ini ialah partisipasi masyarakat dalam proses penyusunan analisis mengenai dampak lingkungan dalam pelaksanaannya belum berjalan dengan optimal dikarenakan masih banyak saran, pendapat dan tanggapan dari masyarakat dalam pengelolaan dan pelestarian lingkungan hidup yang belum direalisasikan dan ditanggapi oleh pihak pemrakarsa dan Dinas Lingkungan Hidup 
Institution Info

Universitas Maritim Raja Ali Haji