Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
KARINA, KARINA
Rumzi, Samin
Adji, Suradji Muhammad
Subject
362 Social Welfare, Problems and Services/Kesejahteraan Sosial, Permasalahan dan Layanan Sosial
Datestamp
2022-05-17 03:17:23
Abstract :
Darah merupakan element penting dalam tubuh manusia. Ketersediaan
darah sangat penting terlebih saat ini masyakat di dunia khusus nya Indonesia kini
sedang melaksanakan jaga jarak fisik sebagai jalan menekan risiko penularan
covid-19 dengan cepat. Hal ini berakibat pada menurunnya stok darah sangat
dratis di Palang Merah Indonesia Kota Tanjungpinang. Setiap tahun jumlah darah
yang diterima tetap tidak dapat memenuhi kebutuhan permintaan darah. Tujuan
untuk mengetahui strategi serta faktor penghambat Palang Merah Indonesia Kota
Tanjungpinang dalam penyediaan darah. Teknik pengumpulan data yaitu
observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu pengumpulan
data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian tipe
strategi adalah startegi program. Strategi program mengedepankan manfaat dari
suatu kegiatan yang akan dilakukan. Strategi mencakup bagaimana Palang Merah
Indonesia Kota Tanjungpinang memulai tahapan pengenalan programprogramnya kepada masyarakat dengan bentuk sosialisasi. Sehingga dengan
begitu dampak dari terkenalnya Palang Merah Indonesia Kota Tanjungpinang ini
yaitu masyarakat mengetahui dan mengenal lebih jauh untuk lebih memahami dan
ikut berpartisiasi dalam setiap kegiatan yang akan dilakukan oleh Palang Merah
Indonesia Kota Tanjungpinang (1)Pada proses kebijakan organisasi Palang Merah
Indonesia Kota Tanjungpinang dalam penyediaan darah belum optimal, berkaitan
kebijakan sudah sesuai standart Palang Merah Indonesia Pusat, terkait
pelaksanaan program dan kegiatan seperti sosialisasi sering diadakan namun
kurang memperhatikan target dan tidak meluas. (2)Pada proses memotivasi
pegawai berkaitan reward dan punishment dalam menjalankan tugas belum
optimal. Hal ini berkaitan keterbasan anggaran dalam memberikan reward,
namun berkaitan dengan punishment tetap ditegakkan bagi para pegawai yang
melanggar aturan. (3)Berkaitan sumber daya manusia dan non manusia juga
belum optimal. Berkaitan dengan sumber daya manusia khususnya para petugas
ahli dalam mengambil, mengolah hingga pendistribusian darah masih kurang.
Sarana dan prasarana sudah hampir memadai, berkaitan finansial masih terbatas
dikarenakan anggaran APBD yang terbatas dan hanya mengharapkan Biaya
Pengganti Pengolahan Darah dalam membeli bahan medis sekali pakai. Beberapa
alat pengolahan darah belum dimiliki secara penuh.