Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
MAWAR SUKMA, SINAGA
Jamhur, Poti
Edy, Akhyary
Subject
333.1 Public Ownership of Land/Penguasaan Tanah dan Sumber Daya Alam oleh Pemerintah
Datestamp
2022-05-17 03:20:55
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kampung tua yang merupakan satusatunya wilayah yang mendapatkan hak milik atas tanah melalui Program
Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kota Batam.
Penelitian ini berlokasi di Kota Batam. Penelitian ini menggunakan pendekatan
penelitian kualitatif deskriptif sebagai sumber data utamanya. Data dikumpulkan
melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian
menunjukkan pada indikator partisipasi, adanya partisipasi masyarakat
mendukung PTSL yakni RKWB, ketua RT dan ketua RW objek PTSL serta tokoh
masyarakat kampung tua setempat, kemudian indikator kepastian hukum. sudah
sesuai dengan aturan hukum yang berlaku yang didasarkan oleh Instruksi Presiden
Nomor 2 Tahun 2018. Indikator transparansi, pemberian informasi sudah
dilakukan,namun dalam penggunaan aplikasi Sentuh Tanahku belum ofektif.
indikator berorientasi pada Konsensus, dapat dilihat adanya upaya bersama yang
dilakukan stakeholder dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan
pertanahan. Indikator berkeadilan, pelayanan semua dilakukan tanpa
memandang status sosial, ekonomi, dan latar belakang masyarakat kelompok
sasaran. sertifikat hak milik semakin meningkat. Namun, belum terlaksana dengan
optimal dari rencana dan realisasi yang tidak meningkat akibat menghindari
permasalahan. Selanjutnya dalam indikator pertanggungjawaban adanya laporan
pelaksanaan kegiatan ketika terjadi permasalahan dalam pelaksanaan PTSL dan
setelah PTSL selesai dilaksanakan dan pada indikator visi strategis Kantor
Pertanahan Kota Batam memiliki upaya atas setiap masalah yang akan terjadi di
masa yang akan datang dengan memperhatikan keluhan dan aspirasi yang
diberikan masyarakat.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat
ditarik kesimpulan bahwa prinsip good governance telah diterapkan dalam
penyelenggaraan tata kelola pertanahan di Kota Batam sebagai Kampung Tua
sebagai hak milik. Namun, dalam indikator efektifitas dan efisien masih belum
terlaksana dengan optimal akibat dari belum optimalnya realisasi anggaran,
sehingga tingkat penggunaan anggaran menurun. Penelitian ini
merekomendasikan perlunya mengoptimalisasikan realisasi pelaksanaan PTSL,
dengan meningkatkan koordinasi stakeholder seperti memotong alur birokrasi
antara Kantor Pertanahan Kota Batam, Pemerintah Kota Batam, BP Batam dan
instansi terkait lainnya dengan membentuk tim koordinasi. Sehingga proses akan
lebih cepat dan permasalahan yang timbul akan semakin kecil.