Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Rizky Nur, Syafitri
Edy, Akhyary
Fitri, Kurnianingsih
Subject
362.7 Problems and Services to Young People/Permasalahan dan Layanan kepada Anak dan Remaja
Datestamp
2022-05-17 08:08:06
Abstract :
Program Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) yang
merupakan sebuah gerakan dari jaringan atau kelompok warga pada tingkat
masyarakat yang bekerja secara terpadu untuk mencapai tujuannya yakni:
Mencegah kekerasan terhadap anak, dan Menanggapi kasus yang terjadi terhadap
anak. Kelurahan Kijang Kota merupakan Kelurahan yang tingkat kasus terhadap
anaknya tinggi, karena hal tersebut perlu dilakukan evaluasi. Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk mengevaluasi Program Perlindungan Anak Terpadu Berbasis
Masyarakat (Studi Kasus Kelurahan Kijang Kota Kecamatan Bintan Timur
Kabupaten Bintan). Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan
pendekatan kualitatif. Teori yang digunakan adalah model evaluasi Daniel
Stufflebeam, yaitu CIPP (context, input, process, product). Hasil penelitian
menunjukkan 1) Context, latar belakang dibentuknya PATBM karena banyaknya
kasus yang terjadi kepada anak, dengan tujuan agar aktivis PATBM dapat
mencegah dan merespon cepat jika terjadi kasus pada anak, dan sosialisasi yang
masih perlu dikembangkan lagi. 2) Input, jumlah SDM sudah mencukupi, hanya
saja untuk turun ke lapangan masih terbatas, dan kurangnya anggaran pada
PATBM, dan kurangnya sarana yang disediakan oleh pemerintah untuk PATBM di
kelurahan. 3) Process, hambatan dalam PATBM yaitu anggaran dan juga waktu
para aktivis yang terbatas, dan juga tantangan ke depan agar agar ada kerjasama
dengan semua elemen yang ada di masyarakat. 4) Product, terkait statistik kenaikan
atau penurunan kasus setelah adanya Program PATBM tidak ada, dan untuk kasus
yang terjadi banyak hanya saja untuk pelaporannya sedikit. Berdasarkan hasil
penelitian dan analisa yang dilakukan penulis, kesimpulan bahwa Perlindungan
Anak Terpadu Berbasis Masyarakat di Kelurahan Kijang Kota sudah berjalan
sesuai dengan Pedoman Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat
(PATBM), tetapi dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala, yaitu
kurangnya anggaran dan juga kurangnya waktu para kader PATBM dalam
menjalani PATBM ini. Pada Program Perlindungan Anak Terpadu Berbasis
Masyarakat (PATBM) di Kelurahan Kijang Kota dalam mengatasi dan menangani
kasus-kasus terhadap anak, pemerintah lebih memperhatikan lagi terkait anggaran
program ini.