Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
LISIANA, JUNIA
Lengga Sari Munthe, Inge
Eka Ratih, Asri
Subject
332 Financial Economics, Finance/Ekonomi Keuangan dan Finansial, Ekonomi Biaya dan Pembiayaan
Datestamp
2022-07-22 03:51:51
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui dampak pembelian persediaan bahan baku menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) terhadap laba pada usaha kerupuk ikan tamban Ma Dinda. Economic Order Quantity (EOQ) adalah metode manajemen persediaan yang menentukan jumlah pemesanan/pembelian yang harus dilakukan dan berapa banyak jumlah yang harus dipesan agar biaya pemesanan dengan biaya penyimpanan menjadi minimum. Metode EOQ berusaha mencapai tingkat persediaan seminimum mungkin, biaya rendah dan mutu yang baik. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengambilan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan pengamatan langsung. Data yang digunakan adalah data primer dan data skunder (studi literatur). Penelitian ini membandingkan antara pembelian bahan baku ikan menurut pemilik usaha dan dengan metode Economic Order Quantity (EOQ) terhadap laba yang didapatkan sehingga dapat ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Jumlah pesanan/pembelian bahan baku yang optimal pada usaha Kerupuk Ikan Tamban Ma Dinda adalah minimal pembelian berkisar 28 Kg ikan sampai maksimal 46 Kg ikan setiap bulannya/ sekali pesan, kecuali bulan Maret sebesar 92 Kg ikan dan Mei sebesar 66 Kg ikan dalam sekali pesan. Pemesanan setiap bulan minimal pembelian berkisar 168 Kg ikan sampai maksimal 322 Kg ikan. Secara keseluruhan jumlah kuantitas pembelian bahan baku setiap kali pesan adalah 71 Kg ikan dan frekuensi pemesanan 38 Kali selama setahun jadi 3 kali pesanan setiap bulan, dengan jumlah 213 Kg ikan/ bulan dan 2.698 Kg ikan selama setahun; 2) Terjadi fluktuasi terhadap laba bersih pada usaha kerupuk ikan Ma Dinda setelah menggunakan EOQ dari bulan Januari s.d Desember 2021, laba bersih secara keseluruhan meningkat sebesar 5% selama tahun 2021.
Kata Kunci: Bahan baku, Economic Order Quantity (EOQ), Laba bersih