Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Rovi, Rovi
Agus, Hendrayady
Fitri, Kurnianingsih
Subject
303.33. Kontrol Sosial
Datestamp
2022-09-14 08:05:53
Abstract :
Anak Jalanan adalah seseorang yang masih belum dewasa (secara fisik dan
Mental) yang menghabiskan sebagian besar waktunya di jalanan dengan
melakukan kegiatan-kegiatan untuk mendapatkan uang guna mempertahankan
hidupnya yang terkadang mendapat tekanan fisik atau mental dari lingkungannya.
Umumnya mereka berasal dari keluarga yang ekonominya lemah, anak jalanan
tumbuh dan berkembang dengan latar kehidupan jalanan dan akrab dengan
kemiskinan, penganiayaan, dan hilangnya kasih sayang, sehingga memberatkan
jiwa dan membuatnya berperilaku negatif. Berdasarkan Undang-Undang Dasar
1945 pasal 34 ayat 1 di sebutkan bahwa ?Fakir miskin dan anak-anak terlantar
dipelihara oleh Negara?. Artinya Pemerintah mempunyai tanggung jawab
terhadap pemeliharaan dan pembinaan anak-anak terlantar, termasuk anak jalanan.
Beberapa perangkat hukum dan kebijakan telah dikeluarkan Pemerintah sebagai
upaya untuk menangani permasalahan anak jalanan tersebut.Adapun tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui mengenai implementasi program
penyandang kesejahteraan sosial yang dalam hal ini adalah pengentasan anak
jalanan di kota Tanjungpinang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah metode deskriptif kualitatif dengan informan sebanyak 23 orang serta
melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan
bahwa ditinjau dari implementasi program PMKS berdasarkan indikator
keberhasilan implementasi kebijakan dipengaruhi oleh tingkat implementasi
kebijakan itu sendiri, yang terdiri atas isi kebijakan (content of policy) dan
lingkungan implementasi (context of policy). Beberapa program telah terlaksana
namun dibutuhkan keberlanjutan program karena program PMKS merupakan
program dengan tujuan pengentasan penyandang kesejahteraan sosial dalam
jangka panjang.
Kata Kunci: implementasi, kesejahteraan sosial, anak jalanan