Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
SEMBIRING, GRACE PUTRI ONE
Lidya Rikayana, Hadli
Sari, Rizki Yuli
Subject
332 Financial Economics, Finance/Ekonomi Keuangan dan Finansial, Ekonomi Biaya dan Pembiayaan
Datestamp
2022-07-23 07:33:00
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan harga pokok produksi dengan metode konvensional dan full costing, serta untuk mengetahui selisih perbedaan harga pokok dari kedua metode tersebut. Full costing merupakan metode penentuan harga pokok produksi, yang terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik. Cost plus pricing adalah metode penentuan harga jual suatu produk dengan menjumlahkan total biaya dan keuntungan yang diinginkan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengambilan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan pengamatan langsung di lapangan sehingga dilihat dari sudut pandang jenisnya, data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder (studi literatur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan perhitungan harga pokok produksi kerupuk ikan tamban anggis rezeki dengan metode full costing. Harga pokok produksi menurut kerupuk ikan tamban anggis rezeki untuk kerupuk ikan rasa original bulan februari Rp 16.347 dan bulan maret Rp 16.629, untuk kerupuk ikan rasa otak-otak bulan februari Rp 23.996 dan bulan maret Rp 24.232. Sedangkan metode full costing kerupuk ikan rasa original bulan februari Rp 17.712 dan bulan maret Rp 17.714, untuk kerupuk ikan rasa otak-otak bulan februari Rp 31.299 dan bulan maret Rp 29.917. Sementara, penentuan harga jual metode cost plus pricing untuk kerupuk ikan rasa original bulan februari Rp 26.567 dan bulan maret Rp 26.572, untuk kerupuk ikan rasa otak-otak bulan februari Rp 46.948 dan bulan maret Rp 44.876.
Kata Kunci: Harga Pokok Produksi, Metode Konvensional, Metode Full Costing, Cost Plus Pricing