DETAIL DOCUMENT
TRADISI REBU OLEH SUKU KARO YANG MERANTAU DI KOTA TANJUNGPINANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
KRISTIANI SEBAYANG, DESY
Wahyuni, Sri
Solina, Emmy
Subject
390.0072 Research Methods/Metode Riset Penelitian tentang Adat Istiadat dan Kebiasaan 
Datestamp
2022-07-25 09:20:28 
Abstract :
Tradisi yang dimiliki setiap suku sangat beragam dan terdapat keunikan serta ciri khas dari setiap tradisi. Salah satunya adalah tradisi rebu yaitu tradisi yang tidak boleh berkomunikasi secara langsung antara mertua dan menantu serta sesama saudara ipar yang berbeda jenis kelamin. Tradisi rebu merupakan sebuah tata krama yang membatasi cara-cara berkomunikasi demi menjaga hubungan baik dan menghargai satu sama lain, tradisi rebu terus dilaksanakan oleh Masyarakat Karo walaupun sudah merantau, tinggal di perantaun tidak membuat masyarakat Karo meninggalkan tradisi yang mereka gunakan di kampung halaman. Penelitian ini bertujuan melihat bagaimana masyarakat Karo mempertahankan tradisi rebu di kota Tanjungpinang. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskripstif. Teknik menentukan informan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil dari temuan penelitian ini adalah masyarakat Karo mempertahankan tradisi rebu di kota Tanjungpinang karena terdapat nilai yang baik yang ada didalam tradisi rebu seperti nilai sopan santun dan saling menghormati untuk tidak sembarangan berbicara dan masyarakat Karo terus melaksanakan rebu di Tanjungpinang karena menghormati para leluhur yang telah menciptakan tradisi rebu. Masyarakat Karo mempertahankan tradisi rebu diperantauan dilakukan dengan berbagai cara seperti melaksanakan tradisi dimanapun masyarakat itu tinggal, menjaga agar tradisi tidak kehilangan makna dan tujuan, dan mewariskan tradisi dari generasi ke generasi sehingga tradisi rebu akan terus ada. Bagaimana pun sadarnya individu ia harus tetap melaksanakan kewajiban-kewajiban itu menurut bahasa, adat istiadat, kebiasaan dan hukum masyarakatnya dimana kesemuanya itu merupakan fakta-fakta sosial yang tidak direkayasa atau tidak diciptakannya melainkan ia terpaksa menjalankan dan menyesuaikan diri dengan fakta sosial tersebut. 
Institution Info

Universitas Maritim Raja Ali Haji