Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
FITRIA, AZRA
Akhyary, Edy
Subiyakto, Rudi
Subject
350 Public Administration/Administrasi Negara
Datestamp
2022-07-25 08:34:58
Abstract :
Permasalahan terkait dengan Pedagang kaki lima yang selalu berjualan di pinggir jalan serta menggunakan fasilitas umum merupakan persoalan yang hingga kini belum bisa diselesaikan hampir di seluruh wilayah Indonesia. Kota Tanjungpinang sebagai Ibukota Provinsi Kepulauan Riau tak luput mengalami permasalahan yang sama seperti kota kota besar lainnya yakni dalam menangani pedagang kaki lima. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Strategi dan bentuk penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Taman Batu 10 Kota Tanjungpinang. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi yang telah dilakukan sudah berjalan dengan baik. sesuai dengan konsep strategi menurut Hunger and Wheelen (2003:300) yang menjelaskan bahwa strategi terdapat tiga indikator yaitu Program, Anggaran dan Prosedur. Program penataan yakni dengan memindahkan para pedagang kaki lima yang berada di sekitar taman batu 10 kota Tanjungpinang yang sebelumnya berada di bahu jalan lalu dikumpulkan di satu lahan. Tidak adanya anggaran khusus yang dikeluarkan oleh pemerintah, terkait Prosedur, Satpol PP sebelumnya menentukan pelanggaran di taman batu 10 sesuai Perda No. 7 tahun 2018 tentang ketertiban umum bahwa hal tersebut tidak diperbolehkan berjualan di sekitar bahu jalan. Satpol PP lalu mendata apa saja pelanggaran serta menentukan dampak positif dan negatifnya, kemudian melakukan penertiban dan penataan.
Kata Kunci: Strategi, Penataan, Pedagang Kaki Lima.