DETAIL DOCUMENT
STRATEGI SATUAN PENGAWASAN SUMBER DAYA KELAUTAN DAN PERIKANAN DALAM MENGATASI ILLEGAL FISHING DI WILAYAH LAUT NATUNA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Aprianti, Rozita
Subiyakto, Rudi
Okparizan, Okparizan
Subject
355.00092 Military Personnel/Personil Militer 
Datestamp
2022-07-26 03:22:51 
Abstract :
Illegal Fishing merupakan tindakan merusak sektor perikanan dengan mengambil sumber daya ikan secara ilegal tanpa memiliki izin resmi. Para pemilik kapal ikan asing yang kerap memasuki wilayah laut Natuna adalah Malaysia, Vietnam dan Filipina. Adapun tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui strategi Satuan Pengwasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan dalam mengatasi Illegal Fishing di Wilayah Laut Natuna serta untuk mengetahui upaya-upaya pemerintah dalam mengatasi Iillegal Fishing di wilayah laut natuna. Metode penelitian yang digunakan ialah dengan jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sisi Tujuan Kebijakan sudah ada kebijakan dari pemerintah yaitu penenggelaman kapal ikan asing. Dilihat dari Cara Strategi Satuan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan sudah melakukan rencana strategi dalam mengatasi illegal fishing ini yaitu ada lima yang pertama, Pengembangan SDM oleh Aparatur Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan. Kedua, peningkatan kapasitas, sarana dan prasarana. Ketiga, melakukan penguatan sinergi. Keempat melakukan Peningkatan komunikasi. Kelima, melakukan peningkatan kearifan lokal kepada masyarakat namun masih belum optimal dari rencana strategi tersebut. Dari sisi Sarana Militer sarana untuk melakukan pengawasan sudah ada namun belum memadai karna dengan wilayah laut Natuna yang luas masih membutuhkan sarana yang cukup untuk melakukan pengawasan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Strategi Satuan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan masih belum optimal, hal ini terlihat dari sarana dan prasarana yang kurang memadai untuk melakukan pengawasan serta kurangnya personil untuk melakukan pengawasan. Saran dari penelitian ini adalah diharapkan kepada Satuan Pengawasan Sumber Daya Illegal Fishing merupakan tindakan merusak sektor perikanan dengan mengambil sumber daya ikan secara ilegal tanpa memiliki izin resmi. Para pemilik kapal ikan asing yang kerap memasuki wilayah laut Natuna adalah Malaysia, Vietnam dan Filipina. Adapun tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui strategi Satuan Pengwasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan dalam mengatasi Illegal Fishing di Wilayah Laut Natuna serta untuk mengetahui upaya-upaya pemerintah dalam mengatasi Iillegal Fishing di wilayah laut natuna. Metode penelitian yang digunakan ialah dengan jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sisi Tujuan Kebijakan sudah ada kebijakan dari pemerintah yaitu penenggelaman kapal ikan asing. Dilihat dari Cara Strategi Satuan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan sudah melakukan rencana strategi dalam mengatasi illegal fishing ini yaitu ada lima yang pertama, Pengembangan SDM oleh Aparatur Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan. Kedua, peningkatan kapasitas, sarana dan prasarana. Ketiga, melakukan penguatan sinergi. Keempat melakukan Peningkatan komunikasi. Kelima, melakukan peningkatan kearifan lokal kepada masyarakat namun masih belum optimal dari rencana strategi tersebut. Dari sisi Sarana Militer sarana untuk melakukan pengawasan sudah ada namun belum memadai karna dengan wilayah laut Natuna yang luas masih membutuhkan sarana yang cukup untuk melakukan pengawasan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Strategi Satuan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan masih belum optimal, hal ini terlihat dari sarana dan prasarana yang kurang memadai untuk melakukan pengawasan serta kurangnya personil untuk melakukan pengawasan. Saran dari penelitian ini adalah diharapkan kepada Satuan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan lebih meningkatkan pengawasan untuk mencegah terjadinya tindakan illegal fishing kemudian diharapkan kepada pemerintah untuk menambahkan sarana dan prasarana untuk melakukan pengawasan.Kelautan dan Perikanan lebih meningkatkan pengawasan untuk mencegah terjadinya tindakan illegal fishing kemudian diharapkan kepada pemerintah untuk menambahkan sarana dan prasarana untuk melakukan pengawasan. 
Institution Info

Universitas Maritim Raja Ali Haji