Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
HELMI PUTRA, WEDI
Kustiawan, Kustiawan
Putra, Ardi
Subject
320 Political dan Government Science/Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan
Datestamp
2022-07-25 08:27:13
Abstract :
Tidak terlihatnya keberdayaan penyandang disabilitas di Kota Tanjungpinang, hal tersebut peneliti dapatkan melalui observasi terhadap penyandang disabilitas yang ada di Kota Tanjungpinang. Dinas Sosial Kota Tanjungpinang berperan dalam pemberdayaan penyandang disabilitas yang juga merupakan salah satu program yang bertujuan dalam menangani permasalahan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kota Tanjungpinang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana peran Dinas Sosial Kota Tanjungpinang dalam pemberdayaan penyandang disabilitas pada tahun 2019 serta bentuk program pemberdayaannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Deskriptif Kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berdasarkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori peran yang diperkenalkan oleh Biddle dan Thomas, dengan indikator teori adalah Expectation, Norm, performance, dan evaluation & Sanction. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah, pelaksanaan pemberdayaan penyandang disabilitas pada tahun 2019 sebagai salah satu bentuk peran Dinas Sosial Kota Tanjungpinang dalam penanganan permasalahan PMKS yang ada di Kota Tanjungpinang, peran yang telah dilaksanakan pada tahun 2019 terbilang kurang optimal dikarenakan kurangnya anggaran yang dianggarkan dalam pemberdayaan disabilitas. Pada tahun 2019 dalam memperingati Hari Disabilitas Internasional, Dinas Sosial melakukan program pemberdayaan disabilitas dalam bentuk bantuan nutrisi berupa milo, susu, roti dan sebagainya, serta beberapa alat bantu berupa kursi roda, tongkat ketiak, dan tongkat kaki 3, namun bantuan yang berupa alat tersebut tidak berasal dari anggaran Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, melainkan berasal dari pihak ketiga melalui lembaga kesejahteraan sosial yang penerimanya berdasarkan rekomendasi Dinas Sosial Kota Tanjungpinang. Dengan begitu, peran Dinas Sosial Kota Tanjungpinang dalam Pemberdayaan Penyandang Disabilitas terbilang minim.