Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
ONGKI, ONGKI
Suryadi, Suryadi
Efritadewi, Ayu
Subject
340 Law/Ilmu Hukum
Datestamp
2022-07-27 04:17:58
Abstract :
Prostitusi merupakan salah satu masalah sosial yang kompleks, prostitusi di
kalangan masyarakat sendiri dianggap telah melanggar norma kesusilaan yang
menjadi salah satu dasar bertingkah laku dalam masyarakat. Norma kesusilaan
dalam masyarakat tidak hanya mengatur tingkah laku manusia saja, tetapi terdapat
sanksi apabila melanggar. Adapun Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mempelajari dan memahami bagaimana upaya penanggulangan tindak pidana
prostitusi di batu.15 di wilayah Hukum Kepolisian Resor Tanjungpinang dengan
menggunakan teori Penanggulangan Kejahatan dan teori Penegakan Hukum.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Hukum Empiris yaitu
penelitian dengan adanya data-data lapangan sebagai sumber data utama, seperti
hasil wawancara dan observasi. Penanggulangan tindak pidana prostitusi oleh
Polres Tanjungpinang melalui Unit Pelayanan Perempuan dan Anak yaitu melalui
2 Upaya, yaitu Upaya penal dan Upaya non penal. Upaya Penal (Refresif)
merupakan Suatu upaya penanggulangan melalui jalur hukum pidana. Upaya ini
menitikberatkan kepada sifat represif yakni suatu tindakan yang dilakukan
sesudah kejahatan terjadi dengan penegakan hukum dan penjatuhan hukuman
sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Polres Tanjungpinang melalui Unit
Pelayanan Perempuan dan Anak belum manjalankan tugas dengan sebagaimana
mestinya dan pihaknya belum belum mampu untuk melakukan penindakan dan
penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan prostitusi atau kesusilaan di lokasi
prostitusi batu.15. Upaya non penal (Preventif) yang berupa himbauan kepada
masyarakat dan memberikan penyuluhan mengenai prostitusi serta menghimbau
kepada masyarakat untuk mematuhi hukum yang berlaku dan meminta kepada
agama dan organisasi masyarakat untuk ikut berperan serta dalam upaya untuk
menanggulangi terjadinya praktek prostitusi.