Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
SARI, DESI RATNA
Edison, Edison
Setiawan, Ramadhani
Subject
350 Public Administration/Administrasi Negara
Datestamp
2022-07-25 11:40:30
Abstract :
Pembangunan kepariwisataan pada hakikatnya merupakan perwujudan azas pembangunan dengan memerhatikan keanekaragaman, keunikan dan kekhasan budaya dan alam, serta kebutuhan manusia untuk berwisata. Salah satunya Pantai Pelawan yang berada di Kabupaten Karimun. Pada kawasan Pantai Pelawan ini terdapat prasarana bangunan yang sudah tidak terawat kurangnya perhatian pemerintah setempat dan masih adanya tumpukan sampah yang berserakan sangat tidak elok dipandang serta dalam pengelolaan pariwisata hal ini dapat terlihat masih kurangnya informasi dan koordinasi seperti sosialisasi dan interaksi dari pemerintah setempat dengan masyarakat. Hal ini tentunya menjadi permasalahan yang harus dibenahi, pemerintah Kabupaten Karimun harus mampu membuat strategi agar pariwisata di Kabupaten Karimun banyak dikunjungi wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi dalam pengelolaan objek wisata pantai pelawan Kabupaten Karimun. Jenis penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori yang berhubungan atau berkaitan dengan strategi dalam pengelolaan objek wisata pantai pelawan Kabupaten Karimun menurut Freddy Rangkuti. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi dalam pengelolaan objek wisata pantai pelawan Kabupaten Karimun belum maksimal karena banyaknya strategi yang di buat masih dalam tahap rencana. Adapun faktor dalam mengelola pantai pelawan selain memiliki potensi pantai yang bagus serta penghambatnya yaitu keterbatasan anggaran dan kurangnya kesadaran masyarakat dalam merawat sarana dan prasarana pantai pelawan. sehingga dampak yang terjadi yaitu baik itu di lapangan maupun di ruangan. Di harapkan dalam pengelolan objek wisata pantai pelawan pemerintah daerah dapat bekerja sama dengan lembaga lain yang terlibat. Maka dari itu diperlukan pengelolaan objek wisata yang baik, agar fasilitas dan aksebilitas dapat digunakan secara efektif.