DETAIL DOCUMENT
IMPLEMENTASI UNITED NATIONS CONVENTION ON BIOLOGICAL DIVERSITY DI KEPULAUAN RIAU TERKAIT UPAYA KONSERVASI TERUMBU KARANG DI LOKASI PRIORITAS KAWASAN PERBATASAN KABUPATEN BINTAN TAHUN 2017-2022
Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
PUTRI, AGESTIA
Akbar, Dhani
Okparizan, Okparizan
Subject
172.4. International Relations Ethics/Etika Hubungan Internasional 
Datestamp
2022-07-25 09:58:32 
Abstract :
Indonesia sebagai salah satu negara pihak UNCBD mengalami laju degradasi keanekaragaman hayati yang tinggi, salah satunya degradasi ekosistem terumbu karang. Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau merupakan salah satu daerah di Indonesia dengan degradasi terumbu karang yang mengkhawatirkan, terutama di lokasi prioritas kawasan perbatasan. Kerusakan tersebut terjadi sebagai akibat dari faktor antropogenik dan faktor alamiah. Kerusakan terumbu karang akan semakin meningkat sehingga mengakibatkan penurunan perekonomian masyarakat. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah, NGO, dan masyarakat dalam rangka konservasi terumbu karang di kawasan perbatasan Kabupaten Bintan sebagai implementasi dari UNCBD di Kepulauan Riau. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan informan sebanyak 4 orang yang meliputi Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau, Yayasan Ecology Kepulauan Riau, LPSTK Perisai Mapur, dan Kelompok Masyarakat Mutiara Mapur. Penelitian ini pun menggunakan teknik dan alat pengumpulan data berupa wawancara yang didukung dengan studi literatur. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat program upaya konservasi terumbu karang, yaitu Marine Protected Area Kabupaten Bintan, Coral Reef Rehabilitation and Management Program (COREMAP), dan sustainable tourism. Pelaksanaan program-program tersebut masih belum efektif karena terdapat beberapa kendala. Untuk MPA Kabupaten Bintan sendiri baru ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan sehingga pengelolaannya masih belum terlaksana secara efektif. 
Institution Info

Universitas Maritim Raja Ali Haji