Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Wanti, Herlima
Inge Lengga Sari, Munthe
Rizki Yuli, Sari
Subject
330 Ilmu Ekonomi
Datestamp
2022-07-26 01:10:58
Abstract :
Risiko merupakan keadaan yang tidak pasti yang akan menimbulkan yang tidak bisa diprediksi. Metode penelitian ini adalah metode Deskriftif Kuantitatif untuk menganalisis pendapatan budidaya tambak udang vanamae. Hasil penelitian Risiko yang paling tinggi adalah risiko pendapatan dengan nilai koefisien variasi (KV) sebesar 0,173 kemudian risiko produksi 0,115 dan yang terakhir adalah risiko harga sebesar 0. Budidaya udang sudah efisien dan menguntungkan serta layak untuk dijalankan. Batas bawah hasil tertinggi (L) untuk risiko produksi adalah sebesar 865,192 kg, rata-rata produksi adalah sebesar 1.125, artinya budidaya udang Vannamei di Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga layak untuk dilanjutkan dan menerima risiko produksi. Batas bawah hasil tertinggi (L) untuk risiko harga adalah sebesar Rp 0, ratarata harga adalah sebesar Rp 80.000, artinya budidaya udang Vannamei di Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga tidak mengalami risiko harga. Batas bawah hasil tertinggi (L) untuk risiko pendapatan adalah sebesar Rp 36.755.848 rata-rata pendapatan adalah sebesar Rp 56.211.708, artinya budidaya udang di Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga layak untuk dilanjutkan dan menerima risiko pendapatan R/C ratio masing-masing petambak tambak usaha budidaya udang vannamei di Kecamatan Singkep selatan Kabupaten Lingga yang diperoleh adalah sebesar 2,381, 2,993, 1,445 dan 2,815. Nilai R/C ratio setiap petambak lebih dari 1 sehingga dapat disimpulkan bahwa usaha tersebut layak untuk dijalankan. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, dapat diketahui bahwa keempat petambak tambak udang vannamei di Kecamatan Singkep selatan Kabupaten Lingga tersebut mengalami keuntungan. BEP Volume untuk objek 1,2,3 dan 4 sebesar 408,973-426,218 Kg dimana hasil produksi setiap sample lebih besar dari BEP Volume maka usaha dinyatakan layak. Untuk BEP Harga untuk setiap objek mulai Rp 26.724 ? 33.596 dimana harga jual lebih besar dari BEP harga maka usaha dinayatakan layak.