ANALISIS KINERJA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KOTA TANJUNGPINANG Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
AMELIA, POPPY Samin, Rumzi Edison, Edison
Subject
352.63 Government Workers/Pegawai Pemerintah
Datestamp
2022-07-26 08:28:56
Abstract :
Bencana banjir merupakan bencana alam yang paling sering terjadi di Indonesia yang dimana suatu daerah tergenang oleh air dalam jumlah yang besar. Kedatangan bencana banjir dapat diprediksi dengan memperhatikan curah hujan dan aliran air. Penyebab banjir sendiri dapat mencakup curah hujan yang tinggi, permukaan tanah yang lebih rendah dibandingkan muka air laut ataupun dapat disebabkan oleh tersumbatnya tempat aliran air atau parit oleh sampah masyarakat. Di Kota Tanjungpinang sendiri bencana banjir terbesar terjadi pada awal tahun 2021. Dan saat ini banjir di Tanjungpinang seperti genangan dan rob yang berasal dari naik pasangnya air laut maupun curah hujan yang deras. Tujuan pada penelitian ini untuk menganalisis kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam Penanggulangan bencana banjir di Kota Tanjungpinang. Metode penelitian menggunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan jumlah informan 6 orang. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa (1) produktifitas kinerja BPBD belum sepenuhnya dapat dikatakan produktif dikarenakan anggaran yang terbatas untuk mendorong segala kegiatan dalam hal penanggulangan. (2) kualitas layanan masih belum maksimal dikarenakan SDM belum bisa mencakup daerah daerah yang menjadi langganan bencana banjir.(3) responsivitas sudah dapat dikatakan optimal. (4) responsibiltas sudah berjalan dengan optimal. (5) akuntabilitas sudah berjalan dengan optimal. Kesimpulan kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam penanggulangan bencana banjir di Kota Tanjungpinang kurang optimal. Saran peneliti adalah meningkatkan sosialisasi tentang penanggulangan bencana khususnya banjir agar masyarakat dapat mengerti dan siapsiagaan apabila bencana terjadi serta menambah personil agar dapat mencakup daerah daerah menjadi lagganan banjir sehingga kualitas layanan menjadi baik.