Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
SAPUTRA, RAIHAN
Hendrayady, Agus
Kurnianingsih, Fitri
Subject
350 Public Administration/Administrasi Negara
Datestamp
2022-07-26 08:24:56
Abstract :
BUMDes adalah badan usaha yang dimiliki oleh desa guna untuk meningkatkan perekonomian desa, mengoptimalkan asset desa agar bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat. Namun apabila diperhatikan asset BUMDes Bina Usaha Bersama ini tidak dimanfaatkan dan pelaksanaan program usahanya tidak berjalan optimal bahkan beberapa program usaha sudah tidak berjalan lagi. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui strategi pengembangan BUMDes Bina Usaha Usaha Bersama Desa Sungai Buluh Kabupaten Lingga. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, pada penelitian ini penulis menggunakan teori indikator tipe strategi dari Kotten. Dari hasil penelitian diketahui bahwa pelaksanaan yang di lakukan oleh BUMDes Bina Usaha Bersama belum berjalan secara optimal, dilihat dari beberapa indikator yaitu, pada indikator (1) strategi organisasi telah dilakukan dengan baik, dilihat dari keterkaitan antara program yang dijalankan dengan visi misi BUMDes yang memenuhi semua kriteria yang ada pada visi misi. Pada indikator (2) sumber daya belum maksimal dalam pengembangannya dilihat dari empat dimensi yaitu sarana dan prasarana, sumber daya alam, sumber daya manusia dan sumber daya finansial. Pada indikator (3) strategi program sudah terpenuhi dilihat dari dua dimensinya yaitu Implikasi program terhadap organisasi dilihat dari program penjualan kerupuk yang memberikan keuntungan yang besar terhadap BUMDes Bisma dan Implikasi program terhadap organisasi dilihat dari program penjualan kerupuk yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Sungai Buluh. Kesimpulan dari hasil analisis penelitian mengenai strategi pengembangan BUMDes Bina Usaha Bersama Desa Sungai Buluh Kabupaten Lingga , yaitu strategi pengembangannya sudah cukup baik, namun pada strategi sumber daya pada dimensi sarana dan prasarana dan sumber daya manusia tidak berjalan dengan baik.