Abstract :
Masyarakat nelayan di Pulau Medang, memiliki tradisi yaitu ketika hendak berlayar
ke lokasi penangkapan ikan. Para nelayan ini pergi bersama-sama atau
bergandengan dan dinamakan mempraktekkan Pompong Gandin. Sedangkan
puluhan sampan ikut memancing ikan kerapu. Penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan solidaritas yang dibentuk oleh tradisi ini. Peneliti melakukan
penelitian ini dengan menggunkan metode kualitatif. Fenomena ini peneliti kaji
secara mendalam dengan menggunakan teori Emile Durkheim, digunakan untuk
analisis data. Temuan penelitian ini menunjukkan tradisi terjadi selama musim
teduh (Februari-April dan Agust-Oktober setiap tahun). Praktek pompong gandin
membuat kegiatan penangkapan ikan lebih mudah dan lebih aman karena ada 23
perahu dengan 27 nelayan yang saling memperhatikan keselamatan selama
perjalanan. Komitmen moral dari tradisi ini adalah menjaga upaya kolektif dalam
perikanan berkelanjutan melalui kearifan lokal.