DETAIL DOCUMENT
PEMETAAN PERUBAHAN GARIS PANTAI MENGGUNAKAN SATELIT MULTI RESOLUSI DI DESA BERAKIT DAN PENGUDANG, KABUPATEN BINTAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
ERISKA, INUR
Suhana, Mario Putra
Kurniawati, Esty
Subject
628 Environmental Protection Engineering/Teknik Perlindungan Lingkungan, Teknik Lingkungan 
Datestamp
2022-08-03 07:24:15 
Abstract :
Pantai di Desa Berakit dan Pengudang selama tahun 2016 dan 2020 telah terjadi perubahan abrasi maupun akresi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis serta memetakkan perubahan garis pantai menggunakan data citra satelit multi resolusi yaitu landsat 8 tahun 2016 dan 2021, sentinel 2a tahun 2016 dan 2021 serta SPOT 7 tahun 2017 dan 2021. Analisis perubahan garis pantai menggunakan Digital Shoreline Analysis System (DSAS) dengan metode Net Shoreline Movement (NSM) dan End Point Rate (EPR). Hasil penelitian menunjukkan di Desa Berakit dan Pengudang dominan mengalami akresi yang disebabkan dari aktivitas penanaman mangrove serta pembangunan infrastruktur. Dari ketiga satelit diketahui bahwa citra SPOT 7 merupakan citra yang paling baik dalam memvisualisasikan perubahan garis pantai dibandingkan dengan menggunakan citra landsat 8 maupun sentinel 2a. Pada hasil uji akurasi juga membuktikan nilai RMSEr pada citra SPOT 7 memiliki nilai yang lebih rendah yaitu sebesar 1,39 (2017) dan 0,97 (2021), dibandingkan dengan citra landsat 8 sebesar 1,45 (2016) dan 1,29 (2021) maupun sentinel 2a sebesar 1,43 (2016) dan 1,09 (2021). Kata kunci: Satelit Multi-resolusi, DSAS, Kabupaten Bintan, Perubahan garis pantai 
Institution Info

Universitas Maritim Raja Ali Haji