DETAIL DOCUMENT
PEMETAAN PERUBAHAN GARIS PANTAI MENGGUNAKAN CITRA SATELIT LANDSAT DAN SENTINEL DI TEPI LAUT KOTA TANJUNGPINANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
NOVIYANTI, ELISA
Subject
363.7 Enviromental Problems/Permasalahan Lingkungan 
Datestamp
2022-08-03 04:52:52 
Abstract :
Perairan Kota Tanjungpinang merupakan sebuah wilayah yang hampir sebagian pesisirnya telah terjadi reklamasi besar sehingga menyebabkan terjadi perubahan terhadap garis pantainya. Pemanfaatan penginderaan jauh digunakan untuk melakukan pengamatan terhadap hal tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana pola dan memetakan perubahan garis pantai yang terjadi sebelum dan setelah reklamasi dengan menggunakan Citra Satelit Landsat 8 dan Citra Satelit Sentinel 2A. Perubahan garis pantai dengan menggunakan metode Digital Shoreline Analysis System (DSAS) yang akan menghasilkan nilai negatif bila terjadi perubahan abrasi dan nilai positif ketika terjadi perubahan akresi. Hasil pengolahan data dari kedua Citra Satelit yang berbeda menunjukkan bahwa citra yang memiliki resolusi tinggi yaitu Citra Satelit Sentinel 2A mampu menggambarkan garis pantai yang lebih baik dan sesuai dengan kondisi pantai Kota Tanjungpinang dan dengan menggunakan metode DSAS tersebut menunjukkan bahwa perubahan yang signifikan terjadi yaitu akresi daripada abrasi. Melalui Citra Satelit Landsat 8 memperoleh total nilai maksimun akresi sebesar 157,02 m dan 26,17 m/tahun, sedangkan melalui Citra Satelit Sentinel 2A memperoleh total nilai sebesar 205,65 m dan 46,39 m/tahun. Nilai maksimun abrasi pada Citra Satelit Landsat 8 sebesar -0,47 m dan -0,08 m/tahun sedangkan pada Citra Satelit Sentinel 2A sebesar -0,02 m dan -0,01 m/tahun. Perubahan garis pantai yang terjadi disebabkan adanya reklamasi pada pantai dan tentunya adanya proses alam yang terjadi seperti masukan sedimen-sedimen yang berasal dari sungai yang berada disekitar perairan sedangkan pada perubahan abrasi disebabkan adanya terjangan ombak dan juga arus laut yang menghantam daerah pesisir pantai dan tidak terdapatnya ekosistem mangrove yang dapat mencegah gelombang dan arus laut. Melalui uji akurasi yang dilakukan Citra Satelit Sentinel 2A yang paling baik digunakan dalam mendukung perubahan garis pantai di sepanjang Tepi Laut Kota Tanjungpinang nilai RMSEr pada Citra Satelit Sentinel 2A lebih kecil daripada Citra Satelit Landsat 8. 
Institution Info

Universitas Maritim Raja Ali Haji