DETAIL DOCUMENT
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK BUAH BERUWAS LAUT (SCAEVOLA TACCADA) TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS DAN ESCHERICHIA COLI
Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
EL FATH, NURUL AZIZAH
Apriandi, Azwin
Novalina A, Sri
Subject
020 - 029 Library and Information Science (Perpustakaan dan Ilmu Informasi) 
Datestamp
2023-01-25 04:54:50 
Abstract :
Beruwas laut (S.taccada) merupakan salah satu jenis pohon bakau yang dapat ditemukan di sepanjang pantai. Tanaman ini tersebar luas di wilayah pesisir pantai dan berfungsi sebagai penghalang erosi. Buah Beruwas laut (S.taccada) ini memiliki banyak sekali manfaaat didalamnya, salah satunya biji buah tersebut dapat diparut dan digunakan langsung pada badan yang pegal-pegal. Tujuan dari penelitian ini yaitu, untuk mengetahui apakah terdapat aktivitas antibakteri dari ekstrak buah muda dan buah tua Beruwas laut (S.taccada) serta mengetahui efektivitas buah tersebut dalam penghambat pertumbuhan terhadap bakteri S. aureus dan E. coli. Penelitian ini melakukan ekstraksi menggunakan metode maserasi tunggal dengan dua pelarut metanol dan kloroform yang kemudian dilanjutkan dengan evaporasi menggunakan oven pada suhu 50°C dan dilanjutkan uji fitokimia pada semua perlakuan sampel buah Beruwas laut (S.taccada). Kemudian dilanjutkan uji antibakteri dengan cara difusi agar cakram menggunakan paperdisc 6mm dan menggunakan 2 bakteri yaitu Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Konsentrasi yang akan diuji yaitu 0,5%, 1%, dan 2%, dengan kontrol positif menggunakan amoxilin dan kontrol negatif menggunakan CMC na. Hasil skrining pada uji fitokimia yang didapatkan yaitu pada ekstrak metanol buah Beruwas laut (S.taccada) memiliki kandungan senyawa alkaloid, steroid, dan tanin, sedangkan hasil skrining uji fitokimia yang didapatkan pada ekstrak kloroform buah Beruwas laut (S.taccada) mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, dan steroid. Hasil uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak metanol dan kloroform memiliki daya hambat antibakteri pada bakteri S. aureus dan E. coli. Pada pelarut metanol nilai zona hambat yang tertinggi pada bakteri S.aureus yaitu pada buah tua metanol konsentrasi 1% sebesar 8,50 mm (sedang). Pada pelarut kloroform nilai zona hambat yang tertinggi pada bakteri S.aureus yaitu pada buah muda kloroform konsentrasi 2% sebesar 5,80 mm (sedang). Sedangkan pada pelarut metanol nilai zona hambat yang tertinggi pada bakteri E.coli yaitu pada buah muda metanol konsentrasi 1% sebesar 6,50 mm (sedang). Pada pelarut kloroform nilai zona hambat yang tertinggi pada bakteri E.coli yaitu pada buah muda kloroform konsentrasi 2% sebesar 6,00 mm (sedang). Kata kunci: Aktivitas Antibakteri, Buah Beruwas Laut (Scaevola taccada), Escherichia coli, Staphylococcus aureus. 
Institution Info

Universitas Maritim Raja Ali Haji