Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
ARKIBA, ARKIBA
Marnia, Rani
Lia, Nuraini
Subject
346 Private Law/Hukum Privat, Hukum Perdata
Datestamp
2023-01-25 04:48:37
Abstract :
Perkawinan yang didasarkan atas perhitungan dan perencanaan yang kurang matang baik dari segi kedewasaan usia, kematangan berpikir, persiapan mental dan fisik tidak menjamin untuk memperoleh kebahagiaan dalam mengarungi bahtera rumah tangga. Maka dari itu, masalah penentuaan batas-batas umur untuk melangsungkan perkawinan memanglah sangat penting, karena suatu perkawinan di sampingi menghendaki kematangan biologis juga kematangan psikologis. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah masyarakat di desa Mensanak memahami ketentuan tentang batas usia perkawinan, dan apakah masyarakat menyadari dampak mengenai perkawinan di bawah umur tersebut. Untuk mengetahui apakah masyarakat desa Mensanak Kabupaten Lingga memahami ketentuan tentang batas usia perkawinan dan menyadari dampak mengenai perkawinan di bawah umur dilihat dari Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan tersebut. Untuk mengkaji dan mengupas permasalahan penelitian, Penulis menggunakan teori Efektivitas Hukum jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Normatif Empiris jenis Pendekatan Kualitatif. Penelitian ini dikenal tiga jenis alat pengumpulan data, yaitu studi dokumen atau bahan pustaka, pengamatan atau observasi dan wawancara atau interview. Dampak yang akan ditimbulkan dalam kesehatan reproduksi perempuan seringkali membahayakan keselamatan ibu dan bayi, menimbulkan masalah sosial dan lainnya dari segi fisik dan biologis. Pemberlakuan batasan usia minimal untuk menikah memerlukan pendekatan atau sosialisasi khusus dari masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pernikahan dini.