Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Ciciana, Ciciana
Rahmawati, Nanik
Elsera, Marisa
Subject
390.0072 Research Methods/Metode Riset Penelitian tentang Adat Istiadat dan Kebiasaan
Datestamp
2023-01-31 03:26:45
Abstract :
Masyarakat Pulau Subi Kabupaten Natuna masih memiliki kepercayaan terhadap kebendaan yang dikeramatkan oleh mereka sendiri. Hampir semua masyarakat Pulau Subi masih memiliki kepercayaan terhadap benda yang dikeramatkan walaupun pada saat ini cara berfikir masyarakatnya sudah mulai terbuka tetapi disatu sisi cara berfikir yang sudah terbuka tadi mereka masih juga sangat percaya terhadap hal gaib pada kebendaan. Maka dari itu peneliti mengangkat judul kepercayaan masyarakat terhadap benda yang dikeramatkan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik penentuan informan yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria informan yaitu tokoh adat, kepala desa, masyarakat yang tinggal menetap di pulau subi selama 40 tahun, masyarakat yang tidak mengenyam pendidikan, masyarakat yang sudah sarjana, masyarakat yang mengetahui cerita tentang benda keramat, dan jumlah informannya 8 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaaitu observasi, wawancara, dokumentasi dengan sumber data, data sekunder dan data primer. Dengan teknik analisa data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarik kesimpulan. Hasil penelitiannya yaitu kepercayaan masyarakat terhadap benda keramat ada 4, keramat tok lile, makam keramat darah putih, laut, dan hutan. Alasan masyarakat mempercayai benda yang dikeramatkan tersebut karena yang pertama, titipan nenek moyang/leluhur. Titipan dari nenek moyang/leluhur yang diakui dan wajib bagi masyarakat mempercayainya. Dimana masyarakatnya orang melayu yang masih kental akan adat istiadat yang ada kemudian masih teguh dan patuh terhadap titipan leluhurnya. Kedua, titipan orang tua. Orang tua menjadi peran penting dalam proses pertumbuhan anak. Sebagai orang melayu masyarakat pulau subi merasa ada yang kurang ketika tidak bisa mengikuti atau menjalankan petuah dari orang tua. Ketiga, sudah ada sejak dahulu sehingga sulit untuk dihilangkan. Kepercayaan terhadap benda keramat dilestarikan oleh masyarakat sehingga sudah menjadi kebiasaan dalam hidupnya. Kepercayan ini sudah menjadi bagian dari kebudayaan mereka dan sulit untuk dilepas begitu saja.