DETAIL DOCUMENT
UPAYA PARADIPLOMASI DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KOTA TANJUNGPINANG DALAM MEWUJUDKAN HUBUNGAN BUDAYA MELALUI WARISAN BERSAMA MAKYONG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
SEPTIARARIZA, FARHANA
Kustiawan, Kustiawan
Gunawan, Desri
Subject
172.1. Hubungan Antara Individu dengan Negara 
Datestamp
2023-01-31 08:08:54 
Abstract :
Skripsi ini merupakan hasil penelitian yang menggambarkan hubungan budaya antara Indonesia, Malaysia dan Thailand melalui teater tradisi makyong. Dimana teater tradisi makyong ini merupakan sebuah warisan budaya yang berasal dari masyarakat melayu dan merupakan jati diri masyarakat yang diwariskan oleh generasi sebelumnya. Adapun hal yang melatarbelakangi peneliti tertarik untuk meneliti ialah didasarkan pada persebaran makyong ini yang telah diakui oleh UNESCO, dimana pada tahun 2011 di tingkat internasional, Makyong diakui oleh UNESCO melalui Memory of the World (MoW) adalah warisan bersama oleh tiga negara yakni Thailand, Malaysia dan Indonesia. Namun, belum ditetapkan sebagai warisan bersama dunia. Teori yang digunakan pada penelitian ini ialah paradiplomasi dengan mengambil konsep diplomasi kebudayaan dan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif melalui teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun dalam menganalisis data penulis menggunakan langkah seperti mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang penulis lakukan ialah penulis menemukan adanya upaya dan kerjasama antara aktor-aktor pemerintahan maupun nonpemerintahan dan negara lain melalui strategi langung dan tidak langsung guna memberikan dukungan terhadap pemeliharaan dan pengembangan warisan budaya, selain itu juga dapat menjadi bagian dari terciptanya sebuah hubungan diplomasi yang dilakukan melalui hubungan budaya antara Indonesia, Malaysia dan Thailand pada teater makyong. Adapun upaya dan kerjasama tersebut ialah pada penelitian ini penulis memaparkan beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan terkait kesenian Makyong yang dapat mempererat hubungan antara tiga negara terkait atau lebih khususnya melalui bidang kebudayaan. Dilihat dari kegiatan yang dilakukan tidak hanya di Indonesia saja, namun juga membawa kesenian yang berasal dari Indonesia ini untuk tampil di mancanegara, hal ini tentunya menjadi media diplomasi bagi pemerintah, khususnya pada pengembangan kebudayaan. Untuk itu, Pada penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa peran dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang serta aktor- aktor lainnya baik pemerintahan maupun organisasi atau swasta sangatlah penting untuk mendorong terciptanya kerjasama di bidang budaya melalui diplomasi Kebudayaan. Kata Kunci : Makyong, Hubungan Budaya 
Institution Info

Universitas Maritim Raja Ali Haji