Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
FATMALA PUTRI, RIKA
Muzahar, Muzahar
Septiani Putri, Dwi
Subject
020 - 029 Library and Information Science (Perpustakaan dan Ilmu Informasi)
Datestamp
2023-02-01 02:06:34
Abstract :
Ikan kakap putih merupakan komoditas budidaya unggulan di Indonesia dan
memiliki harga jual yang relatif tinggi dengan harga Rp 75.000/kg. Salah satu
penunjang pertumbuhan pada ikan budidaya adalah pakan. Pemberian jenis pakan
ikan tamban atau gabungan antara ikan tamban dan pelet dapat meningkatkan
pertumbuhan pada ikan budidaya, karena nilai proteinnya yang lebih lengkap.
Kata Kunci : Ikan Kakap Putih, Lates calcalifer, Pertumbuhan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pakan yang dapat memberikan
pertumbuhan yang terbaik pada ikan kakap putih. Penelitian dilaksanakan pada
bulan Mei sampai dengan Juli 2022 di keramba jaring apung (KJA) milik
kelompok Maju Jaya Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan.
Rancangan penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4
perlakuan dan 3 ulangan terdiri atas perlakuan A (pemberian pelet 7% dari total
biomassa), perlakuan B (pemberian pelet 4,2% dan ikan tamban 2,8% dari total
biomassa), perlakuan C (pemberian ikan tamban 3,5% dan pelet 3,5% dari total
biomassa), dan perlakuan D (pemberian ikan tamban 7% dari total biomassa).
Penelitian dilakukan selama 60 hari dengan biota ikan kakap putih berukuran
10±2 cm, wadah yang digunakan berupa waring dengan ukuran 0,5x0,5x1m
dengan padat tebar 15 ekor/waring, ikan uji diberi makan dua kali sehari, pakan
uji yang digunakan adalah pakan pelet dan ikan tamban dan pengambilan data
dilakukan setiap 15 hari sekali. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa
perlakuan D (pemberian ikan tamban 7% dari total biomassa) memberikan
pengaruh nyata terhadap parameter pertumbuhan bobot, panjang, dan spesifik
harian ikan kakap putih (p<0,05) masing-masing nilai: pertumbuhan bobot mutlak
35,14 g, pertumbuhan panjang mutlak 4,02 cm, pertumbuhan spesifik harian 0,59
g, kelangsungan hidup 97,78 %, rasio konversi pakan 3,38, dan efisiensi pakan
29,80 %. Kesimpulan pada penelitian ini perlakuan D (pemberian ikan tamban 7%
dari total biomassa) merupakan hasil yang terbaik yang menghasilkan
pertumbuhan bobot mutlak sebesar 35,14 g dan panjang mutlak 4,02 cm, dan
pertumbuhan spesifik harian 0,59 g.