Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
SILALAHI, BONITA
Elsera, Marisa
Arieta, Siti
Subject
303.33. Kontrol Sosial
Datestamp
2023-01-30 14:28:18
Abstract :
Pariwisata di indonesia tetap tidak terlepas dari tindakan pungutan liar (pungli) salah satu nya adalah pariwisata kebun teh sidamanik, dimanfaatkan sebagai objek
wisata dalam memenuhi ekonomi masyarakat berubah menjadi wisata yang mendapat masalah yakni pungli yang dilakukan remaja. Lemah nya pengawasan
dari orang tua salah satu penyebab adanya perilaku menyimpang didukung dengan
kurang nya perhatian dari pihak institusi pendidikan dan pembinaan dari instansi kepolisan di lingkungan pariwisata siamanik. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dimana melakukan penelitian dengan menentukan informan berdasarkan purposive sampling yang dikemukakan oleh creswell. Hasil dari
penelitian ini adalah bawa wisata sidamanik yang merupakan simbol dari daerah, perilaku pungli yang dilakukan oleh organisasi yang dibentuk remaja berawal dari adanya perilaku seks bebas dari wisatawan yang berkunjung dikarenakan dengan lemah nya kontrol sosial dari orangtua, institusi pendidikan, institusi kepolisian. Menggunakan teori kontrol sosial dari travis hirschi yakni ada 4 elemen kontrol sosial yang melemah pada masyarakat sidamnaik di mana
attachment yang lemah dari pihak pendidikan, orangtua, dan institusi kepolisian mengakibatkan pola perilaku remaja di lingkungan masyarakat mengarah pada hal
negatif. begitu juga dan temuan lapangan membentuk commitment hampir tidak ada dari 3 bela pihak yang dibutuhkan remaja sehingga remaja tidak mengalami
efek jera ketika melakukan pungli, dengan tinggi nya involvement yang merupakan keterikatan remaja terhadap organisasi yang tidak selalu membawa remaja ke hal yang baik melainkan ke hal yang menyimpang di tutup dengan
belief di mana kepercayaan dari 3 bela pihak yang tinggi namun tidak dibarengi dengan attachment and commitment akan mengakibatkan remaja leluasa melakukan tindakan menyimpang sehingga sangat dibutuhkan nya peningkatan
kontrol sosial agar dapat mengawasi segala tindakan remaja.
KATA KUNCI: Pariwisata, Perilaku Praktik Pungli, Kontrol Sosial
Orangtua, Institusi Pendidikan, Institusi Kepolisian