Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Seka Dirga, Harno
Ibnu Kahfi, Bachtiar
Anton Hekso, Yunianto
Subject
620.006 Management of Engineering/Manajemen Teknik
Datestamp
2021-07-17 04:43:40
Abstract :
Salah satu pemanfaatan energi terbarukan yang saat ini memiliki potensi
besar untuk di kembangkan adalah energi angin. Energi ini adalah energi yang
bersih dan dalam proses produksinya tidak mencemari lingkungan. Pemanfaatan
sumber energi angin untuk menghasilkan listrik bukan lah hal yang baru, namun
energi yang di hasilkan tentu sangat terbatas karena disebab kan oleh beberapa hal
utama, seperti potensi kecepatan angin di suatu daearah, durasi adanya angin dalam
satu hari, serta peralatan konversi energi yang di gunakan.
Energi angin dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin yang kemudian
menggerakkan generator untuk menghasilkan listrik, namun keadaan angin di
Indonesia sering berubah dan kecepatan angin yang relatif rendah, Turbin angin
Darrieus?H dua tingkat ini merupakan salah satu jenis turbin yang mampu
beroperasi pada kecepatan angin yang relatif rendah dan kecepatan angin yang
berubah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah turbin angin Darrieus?
H dua tingkat yang mampu beroperasi dalam keadaan angin yang relatif rendah dan
pada kondisi kecepatan angin yang berubah, dan mengetahui pengaruh sudut pitch
terhadap performa turbin angin. Blade di desain dengan airfoil NACA 0012, dengan
panjang chord 0,3 meter, blade berjumlah 6 buah dengan variasi 3 blade di bawah
dan 3 blade di atas. Diameter blade 0,5 m.
Variasi sudut pitch (100
, 200
, 300
, 400
, 500
). Kemudian di lakukan
pengambilan data pengukuran kecepatan angin, putaran poros (RPM), arus dan
tegangan, kemudian di lanjutkan dengan penambahan beban berupa lampu LED 25
watt dan tahap terakhir dilakukan perhitungan dan analisis untuk mencari nilai
koefisien daya. Dari hasil pengujian di peroleh bahwa turbin angin Darrieus?H dua
tingkat dengan menggunakan sudut pitch 300 lebih efektif dalam mengestrak angin
dengan nilai tip speed ratio maksimum 1,102 pada kecepatan angin 4,4 m/s dan
nilai koefisien daya maksimum 0,43 pada kecepatan angin 4,3 m/s dan
penambahan nilai sudut pitch yang lebih dari 300 akan menghambat putaran turbin.