Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
MAYLANI, MOZA FANI
Lestari, Febrianti
Susiana, Susiana
Subject
501. Ilmu Pengetahuan Alam
Datestamp
2023-02-06 03:25:09
Abstract :
Ekosistem mangrove di perairan estuari Sei Carang kota Tanjungpinang merupakan ekosistem mangrove yang terdapat kegiatan konversi lahan dan menyisakan lingkungan dengan lahan terbuka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kerapatan dan tingkat regenerasi ekosistem mangrove pada lahan pascatambang bauksit yang dilihat dari seedling, sapling, dan pohon. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-Oktober 2022. Penelitian ini dilakukan di empat stasiun yang ditentukan dengan metode purposive sampling, berdasarkan keberadaan ekosistem mangrove yang terdapat bukaan lahan pascatambang
bauksit di Perairan estuari Sei Carang Kota Tanjungpinang. Setiap stasiun dilakukan pengambilan data sebanyak 3 plot, dengan ukuran plot 1x1m untuk kategori seedling, plot berukuran 5x5m untuk sapling dan plot berukuran 10x10m
untuk pohon. Analisis data menggunakan rumus kerapatan jenis, untuk tingkat regenerasi dengan cara membandingkan data hasil perhitungan kerapatan seedling, sapling dan pohon lalu rumus indeks keanekaragaman. Hasil penelitian
ditemukan delapan jenis mangrove yaitu Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, Bruguiera gymnorhiza, Soneratia alba, avicennia lanata, Nypa fruticans, Xylocarpus granatum, dan Lumnitzera litorea. Nilai kerapatan pada
stasiun 1 untuk seedling 40.000 ind/Ha, sapling 2.667 ind/Ha, dan pohon 1.533 ind/Ha, pada stasiun 2 untuk seedling 30.000 ind/Ha, sapling 1.467 ind/Ha, dan pohon 500 ind/Ha, pada stasiun 3 untuk seedling 36.667 ind/Ha, sapling 5.200
ind/Ha, dan pohon 1.600 ind/Ha lalu pada stasiun 4 untuk seedling 53.333 ind/Ha, sapling 3.200 ind/Ha, dan pohon 2.133 ind/Ha. Tingkat regenersi mangrove di semua stasiun pengamatan tergolong baik.