Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
DASRUL, AKBAR
Oksep, Adhayanto
Nazaki, Nazaki
Subject
333.1 Public Ownership of Land/Penguasaan Tanah dan Sumber Daya Alam oleh Pemerintah
Datestamp
2021-07-17 15:01:42
Abstract :
Kondisi Pertambangan di Kabupaten Bintan yang telah memasuki proses Pasca
Tambang menyebabkan berdampak langsung terhadap masyarakat Kabupaten
Bintan Khusus nya Kampung Sungai Mantang Kelurahan sungai enam,
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang memegang wewenang pengawasan
pasca tambang belum maksimal dalam menjalankan tugasnya. Dengan adanya
Lahan Bauksit yang mengakibatkan kerusakan lingkungan ini sudah jelas
membuat masyarakat sekitar merasa terganggu, sehingga dengan adanya UU No
23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah No 55
tahun 2010 Tentang Pembinaan Dan Pengawasan Penyelenggaraan Pengelolaan
Usaha Pertambangan Mineral Dan Batubara, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau
yang Dinas ESDM Sebagai Pelaksana Pengawasan Reklamasi Pasca Tambang
dapat mengurangi dampak terhadap lingkungan masyarakat daerah Pertambangan.
Penelitian yang dilakukan penulis dalam skripsi ini adalah berbentuk diskriptif
kualitatif, yakni penelitian dengan cara memaparkan dalam bentuk kualitatif
terhadap obyek yang didasarkan pada kenyataan dan fakta fakta yang tampak pada
obyek tersebut. Sehingga untuk menganalisis data yang telah dikumpulkan
digunakan bentuk analisis diskriptif kualitatif yaitu menganalisis data dengan
berpijak pada fenomena fenomena yang kemudian dikaitkan dengan teori atau
pendapat yang telah ada. Dalam penelitian ini memperoleh gambaran yaitu dalam
penyelenggaraan Pengawasan yang dilakukan oleh Dinas ESDM Provinsi
Kepulauan Riau terhadap Reklamasi Lahan Bauksit Kampung Sungai Mantang
Kelurahan sungai enam, Kabupaten Bintan belum maksimal, karena ada beberapa
faktor. Sehingga dapat mendorong terlaksananya Reklamasi Pasca Tambang.
Kata Kunci : Pengawasan, Reklamasi, Bauksit , Koodinasi