DETAIL DOCUMENT
KANDUNGAN MIKROPLASTIK PADA SIPUT GONGGONG (Strombus sp.) DI PERAIRAN BINTAN BAGIAN TIMUR
Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
LESTARI SIMAJUNTAK, HANDAYANI
Dhamar Syakti, Agung
Idris, Fadhliyah
Subject
363.7288 Garbage Disposal/Permasalahan Pembuangan Sampah dan Limbah 
Datestamp
2023-08-04 01:40:57 
Abstract :
Sampah plastik merupakan jenis sampah yang paling banyak terdapat di wilayah perairan. Sampah plastik yang mengalami degradasi di perairan terurai menjadi partikel-partikel yang memiliki ukuran kurang dari 5 mm yang disebut dengan mikroplastik. Kehadiran mikroplastik dapat mengkontaminasi perairan karena mengendap pada sedimen dan dapat termakan oleh biota laut, salah satunya siput gonggong (Strombus sp.). Penelitian ini bertujuan untuk memberi data dan informasi mengenai kandungan mikroplastik pada Strombus sp. dan sedimen di perairan Bintan bagian timur. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2021 dan pengambilan sampel dilakukan di tiga lokasi yaitu Teluk Bakau, Malang Rapat, dan Berakit. Metode yang digunakan adalah random sampling dalam pengumpulan sampel Strombus sp. dan purposive sampling dalam pengumpulan sedimen dan penentuan titik lokasi. Sampel Strombus sp. dan sedimen dikeringkan dan diberikan larutan H2O2 30% untuk menghilangkan bahan organik pada sampel dan kemudian diberi larutan ZnCl lalu disaring menggunakan kertas millipore dan diidentifikasi menggunakan mikroskop meliputi kelimpahan, tipe dan warna dari mikroplastik. Hasil dari penelitian ini adalah kelimpahan total mikroplastik tertinggi yaitu di stasiun Teluk Bakau, pada Strombus sp. sebesar 227,60 partikel/g dan pada sedimen dengan rata-rata 1005,83 partikel/g. Ttipe mikroplastik yang ditemukan yaitu fragmen, film, fiber, dan foam. Tipe fragmen merupakan kelimpahan tipe mikroplastik tertinggi pada Strombus sp. dan sedimen, diikuti oleh film, fiber dan foam. Kelimpahan warna mikroplastik tertinggi didominasi oleh warna putih. Nilai indeks Attractiveness paling tinggi yaitu warna putih yang diikuti oleh warna hitam dan coklat. Pada lokasi Teluk Bakau memiliki nilai indeks warna putih paling tinggi yaitu 4.22, Malang Rapat sebesar 3.72, dan Berakit sebesar 1.80. 
Institution Info

Universitas Maritim Raja Ali Haji