DETAIL DOCUMENT
STRATEGI PENGEMBANGAN E-GOVERNMENT DI DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA TANJUNGPINANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
AULIA RANI, NAFISAH
Samin, Rumzi
Okparizan, Okparizan
Subject
302.23. Media Komunikasi, Media Massa 
Datestamp
2023-08-07 01:37:41 
Abstract :
Pemerintah Kota Tanjungpinang sejak tahun 2018 sudah mulai melakukan perkembangan e-Government. Usaha pengembangan e-Government merupakan sasaran di dalam RPJMD 2018-2023 Kota Tanjungpinang pada tahun 2022 dengan roda penggerak adalah Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi yang dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika di dalam melakukan perkembangan e-Government di kota Tanjungpinang. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatfi dengan informan sebanyak 5 orang serta menggunakan Teknik dan alat pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan lokus penelitian Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang. Adapun hasil penelitian ini dengan mengunakan teori ITPOSMO dari Richasrd Heeks adalah, (1) Information, Adapun Keadaan Information yang dimiliki oleh Diskominfo adalah dengan memiliki website resmi pemerintah kota Tanjungpinang dan SIPA Kominfo, (2) Technology, Adapun keadaan technology yang ada pada Dikominfo adalah kekurangan kapasitas jaringan, (3) Processes, adapun proses yang di lakukan di dalam pengembangan eGovernement dengan cara penyediaan kapasitas jaringan dan SIPA Kominfo (4) Objective and Value, adapun situasi yang ingin di capai adalah terintegritasnya pelayanan publik dan arsip kepegawaian. Hanya saja untuk sekarang yang sudah mulai terintegritas hanyalah aplikasi arsip kepegawaian saja (5) Staff and Skill, Adapun keadaan staff dan juga skill yang dimiliki oleh dikominfo adalah masih memiliki SDM yang kurang berkompeten di bidang TIK (6) Management and Structure, dengan adanya perwako Nomor 8 Tahun 2022 dan terdapatnya aplikasi aplikasi kepegawaian yang di bentuk oleh pemko yang mampu memberikan bantuan di dalam melakukan perkembangan e-Government di kota Tanjungpinang (7) Others, sumber daya yang paling berpengaruh adalah dana dan waktu, diskominfo masih mengalami kekurangan dana akibat pemulihan ekonomi pasca covid-19 yang menyebabkan segala usaha perkembangan e-Government terhambat. Adapun kesimpulan dari penelitian ini, Dinas Kominfo Kota Tanjungpinang di dalam melakukan pengembangan e-Government, belum memiliki inovasi strategi tersendiri di sebabkan karena adanya hambatan-hambatan yang tak terduga seperti Covid-19 
Institution Info

Universitas Maritim Raja Ali Haji