DETAIL DOCUMENT
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN INKLUSIF: STUDI KASUS SMP NEGERI 15 TANJUNGPINANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
LAHESTI, ELDA
Akhyary, Edy
Hendrayady, Agus
Subject
350 Public Administration/Administrasi Negara 
Datestamp
2023-08-07 04:33:37 
Abstract :
Pendidikan Inklusif adalah cara untuk membekali anak-anak tanpa adanya pemisahan, semuanya layak mendapatkan pendidikan yang baik. Fakta yang peneliti dapatkan dalam pengimplementasian kebijakan pendidikan inklusif adalah kurangnya sarana dan prasarana pendukung dan kurangnya tenaga pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Kebijakan Pendidikan Inklusif: Studi Kasus SMP NEGERI 15 TANJUNGPINANG. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan dua sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Penelitian ini menggunakan indikator implementasi kebijakan dari teori Merilee S. Grindle dengan dua indikator yaitu isi kebijakan dan lingkungan kebijakan. Isi kebijakan terdiri dari: 1) Kepentingan Kelompok sasaran, yang menjadi kepentingannya yaitu wajib belajar 12 tahun dan tujuan pendidikan inklusif, 2) Tipe Manfaat, manfaat yang diperoleh adalah adanya kesempatan yang sama antara anak berkebutuhan khusus dan anak sebayanya, 3) Derajat Perubahan Yang Diiginkan, untuk derajat perubahan diharapkan anak berkebutuhan khusus memiliki ruang untuk bergaul dengan anak sebayanya dan Masyarakat, 4) Letak Pengambilan Keputusan, SMP NEGERI 15 TANJUNGPINANG memiliki kekurangan tenaga pendidik untuk mengimplementasikan pendidikan inklusif secara maksimal, 5) Pelaksana Kebijakan, pelaksana program saling berkoordinasi dengan instansi-instansi yang memiliki keterkaitan, 6) Sumber daya Yang Digunakan, sumber daya dalam pelaksanaan kebijakan ini memiliki kekurangan dana dan tenaga pendidik. Sedangkan lingkungan kebijakan terdiri dari: 1) Kekuatan, Kepentingan, Dan Stategi actor yang terlibat, sosialisasi yang dilakukan untuk memperkenalkan pendidikan inklusif melalui media, 2) Karakteristik Lembaga Dan Penguasa, pemahaman masyarakat terhadap kebijakan pendidikan inklusif terdapat kesalahpahaman, 3) Kepatuhan dan Daya Tanggap, indikator ini berjalan sesuai dengan kemampuan pelaksana dan terdapat kekurangnnya. Dari hasil penelitian keberhasilan suatu implementasi kebijakan pendidikan inklusif masih belum optimal meskipun manfaat dari kebijakan pendidikan inklusif sudah bisa dirasakan anak berkebutuhan khusus sehingga bisa merasakan bersaing dengan teman sebayanya. 
Institution Info

Universitas Maritim Raja Ali Haji