DETAIL DOCUMENT
ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING PADA INDUSTRI PENGOLAHAN KOPRA (STUDI KASUS USAHA KOPRA AKMAL DI DESA PESISIR TIMUR, KECAMATAN SIANTAN, KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS
Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
RAHMAWATI, ROHIMA
Fatahurrazak, Fatahurrazak
Lidya Rikayana, Hadli
Subject
332 Financial Economics, Finance/Ekonomi Keuangan dan Finansial, Ekonomi Biaya dan Pembiayaan 
Datestamp
2023-08-08 04:10:45 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui penentuan harga pokok produksi secara konvensional pada Industri Pengolahan Kopra di Desa Pesisir Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas. 2) untuk mengetahui perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing pada Industri Pengolahan Kopra di Desa Pesisir Timur, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas. 3) untuk mengetahui perbandingan perhitungan harga pokok produksi secara konvensional dengan perhitungan harga pokok produksi menggunakan metode full costing yang dilakukan oleh peneliti di Desa Pesisir Timur, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas. Objek Penelitian ini adalah usaha pengolahan kopra Akmal yang bertempat di Desa Pesisir Timur, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas. Metode analisis yang digunakan adalah full costing. Teknik pengumpulan data dengan cara melakukan wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan harga pokok produksi berdasarkan metode full costing lebih tinggi dari pada perhitungan harga pokok produksi metode konvensional. Harga pokok produksi menggunakan metode full costing periode bulan Maret 2022 sebesar Rp 33.183.404. Sedangkan untuk hasil perhitungan menggunakan metode konvensional periode bulan April sebesar Rp 26.796.427, terdapat selisih Rp 6.386.977. Sedangkan harga pokok produksi menggunakan metode full costing periode bulan April 2022 sebesar Rp 25.631.929. Sedangkan untuk perhitungan metode konvensional pada periode bulan April sebesar Rp 19.994.952 terdapat selisih Rp 5.636.977. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perhitungan harga pokok produksi menurut metode full costing lebih tepat dalam menganalisis biaya produksi pada usaha pengolahan kopra. 
Institution Info

Universitas Maritim Raja Ali Haji