Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
EVA, SULISTIYAWATI LUBIS
Nanik, Rahmawati
Teguh, Setiandika
Subject
303.6 Conflict Social/Konflik Sosial
Datestamp
2021-07-18 10:16:37
Abstract :
Penelitian ini membahas Konflik nelayan adalah sebuah peristiwa yang
terjadi dikarenakan adanya perbedaan pendapat serta terjadi karena adanya salah
satu pihak yang merasa dirugikan. Konflik yang terjadi antara nelayan Desa
Numbing dengan nelayan Sungai Enam, dikarenakan nelayan Sungai Enam yang
menggunakan alat tangkap Pukat Bilis memasuki wilayah area Tangkap Desa
Numbing. Serta pada penelitian ini, peneliti ingin mengetahui bagaimana tahapantahapan
konflik yang terjadi, siapa yang terlibat. Penelitian ini bertujuan untuk
menjelaskan Dinamika Konflik Nelayan Lokal Desa Numbing Kecamatan Bintan
Pesisir Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau.
Untuk mendefinisikan secara jelas, serta memperoleh data yang mendalam dari
fokus penelitian ini maka peneliti menggunakan metode kualitatif untuk
mengetahui latar belakang yang dialami karena sangat penting mengetahui
permasalahan yang terjadi karena sangat penting untuk mengetahui sumber data
langsung pada peristiwa yang terjadi. Teknik pengumpulan data menggunakan
wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, teknik penentuan informan
yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah 8 orang. Pada
penelitian ini peneliti menggunakan teori Lewis A. Coser
Dari hasil penelitian, bahwa konflik terjadi karena adanya pelarangan
beroperasi terhadap nelayan Sungai Enam untuk mengambil ikan di Desa
Numbing, ketika beroperasi harus melalui izin terlebih dahulu serta harus
membayar dana kompensasi, guna mengganti ikan-ikan yang telah nelayan Sungai
Enam ambil.
Kata Kunci: Konflik Nelayan, Dinamika Konflik, Nelayan Numbing dan
Nelayan Sungai Enam