Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
ALTARIZAN, ALTARIZAN
Rahmawati, Nanik
Syafitri, Rahma
Subject
361.1 Social Problems/Permasalahan Sosial, Masalah Sosial
Datestamp
2023-08-14 02:17:10
Abstract :
Pernikahan adalah fenomena yang berkaitan erat pada nilai sosial budaya yang hidup dalam
masyarakat. Pada masa sekarang ini banyak sekali perempuan yang menunda pernikahan
dengan alasan mementingkan kesiapan mental, pendidikan dan karir sebagai kunci
kebahagiaan orangtua. Fenomena yang diamati dalam penelitian ini mengenai pernikahan
pada tiga generasi perempuan. Perempuan yang menjadi narasumber yaitu perempuan dari
generasi X sudah menikah, generasi Y sudah menikah, dan generasi Z. Generasi yang
sudah menikah dan akan meniikah nantinya akan dilihat definisi dalam pemaknaan
pernikahan zaman dulu dan zaman sekarang yang menimbulkan sebuah pilihan pada
perempuan untuk menikah atau tidak menikah. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan
untuk mendeskripsikan pemaknaan pernikahan pada tiga generasi perempuan di Desa
Rantau Panjang Kecamatan Lingga Utara dari beberapa faktor teori pilihan rasional.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk
melakukan penelitian secara mendalam mengenai pemaknaan pernikahan pada tiga
generasi perempuan. Metode penelitian yang digunakan menggunakan pengambil sampel
Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi langsung dan
wawancara terstruktur untuk mendapatkan data. Teori yang digunakan dalam penelitian ini
yaitu pilihan rasional oleh James S Coleman. Teori pilihan rasional menekankan seseorang
untuk melakukan suatu tindakan yang akan memanfaatkan sumber daya dalam mencapai
suatu tujuan. Dalam penelitian ini, teori pilihan rasional dipakai untuk menjelaskan
pemaknaaan tiga generasi perempuan sehingga timbu pilihan dari pribadi sesorang. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa perempuan generasi X melakukan pernikahan karena
dijodohkan dengan lelaki pilihan orangtua yang menurutnya sudah sesuai kriteria tanpa
memikirkan kesiapan anak perempuan. Sedangkan generasi Y ingin melakukan pernikahan
dalam waktu dekat dengan pilihan sendiri dan sudah memiliki tabungan tanpa
menyusahkan orangtua. Begitu juga perempuan generasi Z ingin menikah dengan cara
sederhana tetapi terlihat elegan. Pemaknaan pernikahan generasi X, Y dan Z
memperlihatkan adanya perbedaan disetiap perempuan pada tiga generasi tersebut.