Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
FIRDAUS, M
Wahyuni, Sri
Arieta, Siti
Subject
342.04 Structure, Powers, Functions of Government/Undang-undang Kekuasaan dan Fungsi Pemerintah
Datestamp
2023-08-16 02:49:09
Abstract :
Penelitian ini menggambarkan secara deskriptif sosialisasi yang diterapkan oleh transpuan di Pulau Kasu, Kota Batam. Metode peneltian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggambarkan keadaan strukturasi yang diterapkan transpuan di pulau Kasu dengan menggunakan beberapa indikator yang meliputi agen, agensi, strukturasi ruang dan waktu. Dengan meminjam teori strukturisasi yang dikemukakan oleh Anthony Giddens hasil penelitian ini mengungkapkan beberapa hal diantaranya pada indikator agen didalam strukturasi identitas transpuan Pulau Kasu, Kota Batam agen kegiatan yang dilakukan oleh orang-orang trasnpuan di Pulau Kasu dengan mengunakan sosilasiasi yang dilakukan seperti gotong royong, salon, serta pijit sebagai upaya dalam pendekatan kepada masyarakat. Pada indikator agensi yang dilakukan oleh transpuan Pulau Kasu dengan melakukan perubahan atau perbedaan didalam masyarakat perubahan yang dilakukan oleh orang-orang transpuan adalah dengan menggantikan hiasan pengantian dari tradisional sampai ke modern, serta pola pikir masyarakat dari yang anti terhadap trasnpuan sampai dapat diterima dilingkungan masyarakat, kemudian pada indkator struktur transpuan di pulau Kasu pola interkasi yang dilakukan kepada masyarakat Pulau Kasu dengan menggunakan jasa titip barang masyarakat pulau Kasu dari Malasiya ke pulau Kasu seperti pakaian melayu. Kemudian pada indkator ruang dan waktu terjadi dimana antara pertemuan masyarakat bersama transpuan untuk sementra waktu dan menunjukan kegiatan kepada masyarakat seperti hiburan dari panggung ke panggung dengan tujuan untuk mendapatakan perhatian serta penerimaan ditengah masyarakat. Penemuan lainnya, transpuan di Pulau Kasu beberapa dari mereka ada yang telah melakukan operasi dengan merubah bentuk fisik namun ada juga yang memilih untuk tidak melakukan operasi dengan pandangan bahwa mereka lebih menyukai berpilaku dan penampilan seperti perempuan. Dengan tidak merubah secara bentuk fisik transpuan di pulau Kasu berpandangan akan menjadi lebih mudah untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan diterima dikalangan masyarakat.