Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
RIDDUAN, RIDDUAN
Rumzi, Samin
Imam, Yudhi Prastya
Subject
303.34. Kepemimpinan
Datestamp
2021-07-19 04:03:37
Abstract :
Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna giat mencari solusi permasalahan
sarana transportasi darat, laut dan udara guna membuka tabir isolasi, serta
membuka jangkauan ke daerah terpencil. Karena sarana transportasi yang tidak
memadai akan menghambat mobilitas orang dan barang yang mempengaruhi
jalannya pembangunan. Dengan adanya transportasi harapannya dapat
menghilangkan isolasi dan memberi stimulan ke arah perkembangan di semua
bidang kehidupan, baik perdagangan, industri maupun sektor lainnya di daerah
kabupaten Natuna.
Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mengetahui strategi pemerintah
dalam membuka isolasi daerah dari sisi transportasi di Kabupaten Natuna.
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dan menggunakan teori Fred
R. David (2002:3). Penelitian ini dilakukan di Dinas Perhubungan Kabupaten
Natuna yang merupakan Dinas Teknis yang menangani di bidang transportasi.
Informan pada penelitian ini berjumlah 4 orang yang terdiri dari Kepala Sub
Bagian Perencanaan, Kepala Bidang Perhubungan Laut, Kepala Bidang
Perhubungan Darat, dan Kepala Seksi Keselamatan. Teknik analisis data yang
digunakan dalam penelitian ini reduksi data, penyajian data dan kesimpulan.
Adapun pentingnya penelitian ini dilakukan yaitu untuk mengetahui upaya
pemerintah Kabupaten Natuna dalam membuka isolasi daerah khususnya
transportasi laut. Sebagai bahan masukan dan pertimbangan dalam upaya
peningkatan strategi Pemerintah Daerah dalam membuka isolasi daerah dari sisi
transportasi di Kabupaten Natuna.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi yang ada pada Dinas
Perhubungan Kabupaten Natuna secara keseluruhan dari setiap dimensi yaitu
dimensi pertama Tahap Input (Masukan) pada dimensi ini capaian yang sudah
dilakukan oleh dinas perhubungan kabupaten Natuna ini untuk masalah isolasi
daerah ialah hanya ada satu trayek resmi angkutan laut yang secara reguler yakni
dari Ranai ke Sedanau, dimensi kedua yaitu Tahap Pencocokan pada dimensi ini
adanya faktor penghambat dalam perumusan strategi yaitu faktor intenal dan
eksternal, dan pada dimensi ketiga yaitu Tahap Keputusan pada dimensi ini dalam
perumusan strategi sudah sesuai dengan kepentingan kabupaten Natuna.
Kata Kunci : Strategi, Isolasi, Transportasi