Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
SARI, IRMA
Kustiawan, Kustiawan
Riyadi, Sayed Fauzan
Subject
303.6 Conflict Social/Konflik Sosial
Datestamp
2023-12-08 02:04:59
Abstract :
Indonesia yang secara geografis memiliki letak wilayah yang sangat strategis diapit dengan garis silang antara dua benua dan dua samudra. Provinsi Kepulauan Riau yang memiliki batas laut secara langsung dengan negara seperti Malaysia dan Singapura, serta menjadi jalur perlayaran dan perdagangan internasional yang sangat ramai. Karena letaknya yang menjanjikan inilah menghadirkan dampak-dampak negatif dari posisinya yang strategis, dalam hal ini salah satu contohnya adalah menjadi tempat transit untuk kegiatan kejahatan salah satunya seperti penyelundupan manusia, Kota Batam menjadi salah satu wilayah transit terbesar di Indonesia dalam kejahatan penyelundupan manusia dengan tujuan keberangkatan ke negara seperti Malaysia dan Singapura. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi dari United Nations Convention Against Transnational Organized Crime (UNTOC) dalam mengatasi tindak kejahatan penyelundupan manusia di Kota Batam. Dengan menggunakan teori Blue Crime yang membahas terkait kejahatan transnasional dalam hal ini penyelundupan manusia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Dalam menangani kasus penyelundupan manusia di Kota Batam ini, dapat dilihat bahwa Pemerintah dalam memberantas kejahatan ini dinilai belum efektif, mengingat kasus ini yang masih ada dan marak ditiap tahunnya. Perlunya peningkatan terhadap penanganan tindakan kejahatan penyelundupan manusia ini, dimana Pemerintah diharapkan melakukan berbagai perbaikan dalam rangka peningkatan kualitas dalam menjaga serta pengawasan wilayah-wilayah perbatasan seperti yang terjadi di Kota Batam.