DETAIL DOCUMENT
EFEKTIVITAS DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PERLINDUNGAN ANAK DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGENDALIAN KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK DI KOTA TANJUNGPINANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
HARAHAP, HELLY YANA
Samin, Rumzi
Akhyary, Edy
Subject
362.7 Problems and Services to Young People/Permasalahan dan Layanan kepada Anak dan Remaja 
Datestamp
2023-08-16 02:17:21 
Abstract :
Kekerasan seksual terhadap anak merupakan kasus yang hingga saat ini masih jadi isu yang sangat komplek, dalam beberapa kasus pelaku kekerasan seksual terhadap anak seringkali adalah keluarga dekat atau bahkan orangtua dari korban tersebut. Kekerasan seksual terhadap anak bukan hanya berdampak pada fisik tetapi juga dapat memberikan dampak psikis seperti trauma. Anak berhak mendapatkan hak nya seperti hak untuk hidup, hak untuk mendapatkan pendidikan, hak mendapatkan kasih sayang dan juga hak untuk mendapatkan perlindungan. Maka dari pengendalian kekerasan seksual terhadap anak sangat penting untuk dilakukan agar tidak ada lagi yang menjadi korban. Berdasarkan data yang diperoleh dari tahun 2021 hingga tahun 2023 sebanyak 126 anak berhadapan dengan kasus kekerasan seksual terhadap anak. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Efektivitas Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Dalam Pengendalian Kekerasan Seksual Terhadap Anak Di Kota Tanjungpinang merujuk pada indikator Pencapaian Tujuan, Integrasi, Adaptasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan sampel 7 informan. Hasil penelitian berdasarkan indikator pencapaian tujuan pengendalian kekerasan seksual terhadap anak tersebut dapat dikatakan belum efektif karena kasus kekerasan seksual terhadap anak bertambah setiap tahunnya. Kemudian integrasi yang dijalankan juga belum dapat dikatakan efektif dilihat dari masih banyaknya orangtua atau korban kekerasan seksual terhadap anak yang tidak melaporkan kasus tersebut kepada pihak yang berwajib karena kurangnya pemahaman akan bahaya dan dampak dari kekerasan seksual terhadap anak. Berikutnya adaptasi dapat dikatakan sulit dilakukan adaptasi dilihat dari beberapa korban yang memilih untuk tidak melanjutkan proses penanganan korban yang disebabkan oleh biaya yang ditanggung oleh pihak keluarga korban dan banyak diantaranya tidak memiliki BPJS. Kesimpulan bahwa Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat belum efektif dalam mengendalikan kekerasan seksual terhadap anak di Kota Tanjungpinang. Oleh karena itu perlu perhatian serius oleh pemerintah khususnya Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) dengan cara mengoptimalkan peran program yang telah dilaksanakan sebagai wadah yang menjembatani masyarakat dengan dinas, melakukan sosialisasi beberapa kali baik itu ke tempat yang telah dilakukan sosialisasi maupun tempat yang akan dilakukan sosialisasi, dan memberikan bantuan biaya untuk pengobatan bagi korban yang akan ditangani. 
Institution Info

Universitas Maritim Raja Ali Haji