Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
PURNAMASARI, PURNAMASARI
Arieta, Siti
Wahyuni, Sri
Subject
390 Customs of People/Adat Istiadat dan Kebiasaan Masyarakat Berdasarkan Status Ekonomi dan Kelas Sosial
Datestamp
2023-08-14 06:49:54
Abstract :
Generasi Z merupakan generasi yang memiliki tahun kelahiran 1995 hingga 2010. Generasi Z atau i-Generation merupakan generasi yang hidup berdampingan dengan internet, memiliki karakter fasih dalam penggunaan teknologi, Fear of Missing Out (FOMO), senang melakukan kostumisasi, dan sebagainya. Tidak terkecuali dengan Generasi Z Kota Tanjungpinang, karena karakternya yang FOMO menyebabkan generasi ini selalu mengikuti tren yang sedang berlangsung agar tidak ketinggalan jaman. Salah satu trennya adalah tren Outfit of The Day (OOTD) atau tren gaya dalam berbusana dalam mengekspresikan dan merepresentasikan dirinya. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana generasi Z merepresentasikan identitas dirinya melalui tren Outfit of The Day (OOTD). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan informan sebanyak 7 orang serta menggunakan teknik yang berupa observasi partipisan, wawancara mendalam (in-depth interview) berupa wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi. Teknik dalam menentukan informan, peneliti menggunakan teknik purposive sampling. Teori Interaksionisme Simbolis oleh George Herbert Mead dalam menjelaskan bagaimana aktor secara objektif maupun subjektif membentuk konsep diri dengan penggunaan sombol yang ada di masyarakat. Hasil penelitian ditemukan bahwa Generasi Z Kota Tanjungpinang mengikuti tren Outfit of The Day (OOTD) dalam mengekspresikan dan merepresentasikan diri melalui gaya dalam berbusana dengan berbagai konsep yang sesuai dengan dirinya. Konsep diri dalam berbusana oleh generasi Z Kota Tanjungpinang berupa melakukan kostumisasi terhadap pakaiannya untuk menciptakan penampilan yang berbeda dari orang lain, kesadaran akan dampak negatif tren ini seperti konsumtif dan fast fashion juga membentuk konsep dimana mereka menggunakan jenis pakaian yang timeless dan melakukan thrifting untuk melawan dampak dari fast fashion, busana yang mengidentitaskan kelompok pemain skate board, dan fashion content creator.