DETAIL DOCUMENT
PERTUKARAN SOSIAL PEDAGANG DALAM MENERAPKAN TRANSAKSI DIGITAL DI KAWASAN KULINER MELAYU SQUARE KOTA TANJUNGPINANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
STEFANIE, MEILDIA
Rahmawati, Nanik
Arieta, Siti
Subject
361.1 Social Problems/Permasalahan Sosial, Masalah Sosial 
Datestamp
2023-08-14 02:57:49 
Abstract :
Melayu Square sebagai salah-satu pusat kuliner populer di Kota Tanjungpinang. Selama ini, baik pedagang maupun konsumen di Melayu Square menggunakan transaksi tunai dalam melakukan pembayarannya. Namun muncul upaya dari pemerintah untuk mempercepat dan memperluas digitalisasi di daerah, dengan dijadikannya Melayu Square sebagai kawasan kuliner percontohan dalam menerapkan transaksi digital. Penerapan tersebut hanya sementara dilakukan oleh sebagian pedagang di Melayu Square, karena mereka mengalami permasalahan dari sistem transaksi yang digunakan. Disamping adanya permasalahan yang dialami, ada sebagian pedagang lainnya yang masih menerapkan transaksi digital hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan, bentuk pertukaran, dan dampak yang dialami pedagang dalam menerapkan transaksi digital di Melayu Square. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan analisis deskriptif, yang mana informan ditentukan secara purposive sampling. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa dari pertukaran sosial yang dilakukan oleh pedagang dalam menerapkan transaksi digital, menunjukkan ada proposisi yang cukup dominan yang hampir terjadi kepada seluruh informan yaitu proposisi restu-agresi dan proposisi rasionalitas. Proposisi restu-agresi menunjukkan bahwa pedagang mengalami kendala dalam menerapkan transaksi digital, hal ini menyebabkan sebagian pedagang berhenti menerapkannya. Sedangkan proposisi rasionalitas menunjukkan bahwa meskipun pedagang mengalami kendala, namun mereka tetap menerapkan transaksi digital dengan pertimbangan tertentu. Dari pertukaran yang dilakukan, memunculkan dampak yang dialami pedagang setelah menerapkan transaksi digital berupa dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif berupa keuntungan dengan proses transaksi yang aman dan lancar, yaitu memudahkan pedagang untuk tidak menukar uang kembalian dan aman dari tindakan pencurian. Sedangkan dampak negatif berupa kerugian, yaitu menyulitkan pedagang dalam mengambil hasil penjualan dari rekening mereka untuk mempersiapkan modal usaha pada hari berikutnya. Kata Kunci: Transaksi digital, Pedagang, Pertukaran, Keuntungan-Kerugian 
Institution Info

Universitas Maritim Raja Ali Haji