Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
RADITYASASTI, ANNISAA
Arieta, Siti
Syafitri, Rahma
Subject
361.1 Social Problems/Permasalahan Sosial, Masalah Sosial
Datestamp
2023-08-16 07:28:06
Abstract :
Kekerasan seksual merupakan isu yang sudah terlalu lama menjadi permasalahan.
Kasus kekerasan seksual tutur terjadi di Indonesia, bahkan terus meneneru
mengalami peningkatan jumlah korban dari tahun ke tahunnya. Meski terus
mengalami peningkatan jumlag korban, namun perlu diketahui bahwa tak semua
korban seksual menlaporkan apa yang telah mereka alami. Salah satu dari alasannya
adalah karena adanya stigma terhadap korban pelecehan seksual dari masyaarakat.
Stigma ini dapar beberbentuk dalam labelling dan stereotype. Adapun stigma yang
diberikan korban mengakibatkan korban akan merasakan malu dan takut untuk
melaporkan pelecehan yang mereka alami. Pelecehan seksual merupakan tindak
kejahatan dimana korban turut ditunjuk sebagai yang bersalah. Berdasarkan
penjelasan tersebut, maka rumusan permasalahan dari penelitian ini adalah apakah
labelling dan stereotype mempengaruhi tindakan pelecehan seksual. Peneliti
menggunakan teori Stigma sebagai pisau analisis dalam melaksanakan penelitian.
Adapun metode yang digunakan merupakan metode kuantitatif dengan pendekatan
deskriptif. Data-data yang diperoleh didapatkan dengan melakukan penyebaran
angket, yang didukung oleh observasi. Responden yang ditetapkan dalam penelitian
ini merupakan masyarakat Tanjungpinang yang pernah dan tidak pernah mengalami
pelecehan, dengan jumlah sampel sekurang-kurangnya 394 orang. Data yang telah
dikumulkan diolah dengan menggunakan aplikasi IBM SPSS STATISTIC 26.
Berdasarkan penelitian yang diilakukan, peneliti menemukan bahwa labelling dan
stereotype mempengaruhi tindakan pelecehan seksual di Tanjungpinang. Pengaruh
yang diberikan merupakan pengaruh negative. Selain labelling dan setreotip, stigma
pada pelecehan seksual juga bisa dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya.
Kata kunci : labelling, stereotype, pelecehan seksual